SuaraBanten.id - Bisyaroh atau pemberian uang ke ulama membuat Habib Rizieq dituduh menghimpun dana ilegal oleh Pemerintah Arab Saudi. Habib Rizieq pun masuk daftar merah.
Cerita itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD merujuk seorang sumber. Mahfud MD mengungkapkan Habib Rizieq jadi tersangka dalam tuduhan itu.
Hal itu diungkap Mahfud MD di tayangan kanal Youtube CokroTV, Rabu (4/11/2020).
Kasus penghimpunan dana politik itu membuat Habib Rizieq dicekal.
"Yang saya tahu dari sumber yang resmi, Rizieq dicekal oleh pemerintah Arab Saudi karena melakukan penghimpunan dana secara ilegal, dianggap lakukan kerjaan politik," kata Mahfud MD.
Mahfud MD menjelaskan jika tuduhan itu dialamatkan Arab Saudi kakrena Habib Rizieq kerap menerima uang dari para pengunjungnya selama di sana.
"Dulu disebut menghimpun dana politik secara ilegal, tapi yah tuduhannya salah karena kalau orang datang ke dia, biasa kasih bisyaroh atau uang amplop. Orang indonesia biasa, tapi ada yang melaporkan," kata dia.
Akhirnya status tersangka Habib Rizieq dicabut. Sebab Arab Saudi tidak punya banyak bukti.
"Setelah diurus 3 minggu lalu, Arab Saudi sudah mencabut itu. Bahwa itu tidak cukup bukti. Kasus itu dicabut, sehingga dia tidak lagi jadi tersangka atau orang yang diduga lakukan pelanggaran hukum," kata Mahfud MD.
Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Habib Rizieq Menghimpun Dana Ilegal di Arab Saudi
Mahfud MD menjelaskan bisyaroh sudah biasa dilakukan di Indonesia. Itu adalah tradisi NU untuk menghormati seorang guru agama.
"Iya itu tradisi NU, lalu oleh pemrrintah Arab Saudi diberi garis merah," kata Mahfud MD.
Berita Terkait
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Terjebak Macet ke Merak? Tenang, Ada Dispensasi 12 Jam untuk Tiket Kapal Feri
-
Ogah Macet-Macetan, Pemudik Motor Pilih Lawan Terik Matahari di Ciwandan
-
Pungli Tiket di Ciwandan Terbongkar! GM ASDP Nonaktifkan Petugas dan Tegur Vendor
-
Ogah Terjebak Macet Horor, Ribuan Pemudik Motor 'Serbu' Pelabuhan Ciwandan Lebih Awal
-
Arus Mudik Lebaran: Jalur Tol Jakarta-Merak Masih Ramai Lancar