SuaraBanten.id - Demi membeli barang yang diinginkan, kadang manusia merelakan apa yang dimilikinya bahkan hingga rela kehilangan organnya.
Seperti yang dilakukan Wang Shangkun, seorang remaja yang sempat viral pada 2011 lalu karena menjual ginjalnya demi membeli iPad 2 dan iPhone 4.
Wang menjual ginjalnya melalui pasar gelap seharga 220.000 yuan atau sekitar Rp 478 juta. Remaja yang berasal dari Anhui itu mengatakan kepada China Network Television yang disadur Batamnews, ia sangat ingin membeli iPhone 2 namun tak memiliki cukup uang.
Wang lantas didekati oleh salah seorang bandar jual beli organ di internet. Setelah sempat berkenalan beberapa hari, Wang kemudian menjalani operasi di provinsi Hunan tengah untuk mengangkat ginjal kanannya dan dikirim ke penerima yang tidak diketahui identitasnya.
Remaja tersebut lantas pulang sambil membawa sebuah gadget baru yang mahal. Melihat hal itu, ibunya lantas curiga dan menghujani Wang dengan pertanyaan hingga ia mengaku.
Sembilan tahun berlalu, Wang saat ini diperkirakan hanya bisa terbaring di tempat tidur seumur hidup karena menderita defisiensi ginjal dan dipasang ke mesin dialisis.
Beberapa bulan setelah menjalani operasi pengangkatan ginjal, Wang mengalami infeksi ginjal karena perawatan pasca operasi yang tidak sesuai dengan aturan kesehatan.
Wang juga membutuhkan dialisis setiap hari untuk membersihkan racun darahnya dan kemungkinan besar akan membutuhkan transplantasi ginjal.
Baru-baru ini, lima orang didakwa atas kejahatan tersebut termasuk ahli bedah dan broker yang dilaporkan bangkrut karena kecanduan judi.
Baca Juga: Cara Find My iPhone, Melacak iPhone yang Hilang
Mereka terbiasa mencari orang -orang yang putus asa secara online dan menawarkan untuk menjual ginjal mereka. Bahkan, komplotan ini juga biasa menyewa ruang operasi ilegal.
Ginjal Wang diduga dijual kembali dengan harga yang lebih mahal dan membagi masing-masing dari mereka sebesar 35 ribu dollar Amerika, jumlah yang sama dengan yang diberikan pada Wang.
Berita Terkait
-
Cara Find My iPhone, Melacak iPhone yang Hilang
-
Curhat Kyai Selamat Dari Maut, Berkah Kelupaan Kunci Daihatsu Xenia
-
Bikin Haru, Warganet Buka Warung Makan Gratis di Tengah Pandemi
-
Viral Curhatan Warganet Temannya Bau Badan, Ini yang Harus Dilakukan
-
Tak Cukup Uang tapi Ngotot Beli Buah, Pria Ini Malah Ngamuk ke Pedagang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Drama Penangkapan Mafia Gas Lebak, Pemodal Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Kabur
-
Jangan Sekadar Formalitas! Wali Kota Cilegon Tegaskan Musrenbang Harus Berdampak
-
Jelang Munas, HIPMI Banten Usung Ade Jona Prasetyo Jadi Ketum
-
Niat Jual Motor Curian via COD, Dua Pengamen Malah 'Terciduk' Polisi di Parkiran Minimarket
-
Oknum Jaksa Banten: Di Indonesia Gak Ada Uang, Orang Tak Bersalah Bisa Jadi Bersalah