SuaraBanten.id - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Disdukcapil Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung memberikan pelayanan kepada 150 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Rajabasa untuk mendapatkan kartu tanda penduduk/KTP elektronik.
"Meskipun hari ini libur nasional, tapi kami berupaya untuk memberikan pelayanan seoptimal mungkin dengan melakukan perekaman kepada 150 warga binaan di sini," kata Kepala Dinas Disdukcapil Kota Bandarlampung, Ahmad Zainuddin, Kamis (29/10/2020).
Ia mengungkapkan perekaman e-KTP kepada warga binaan alias napi yang berdomisili di Bandarlampung tersebut merupakan instruksi langsung Direktorat Jendral Disdukcapil serta kerjasama dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Rajabasa.
"Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar karena hanya butuh waktu tiga menit KTP elektronik langsung jadi dan bisa kita berikan kepada warga binaan di sini," ujar dia.
Menurutnya, kegiatan tersebut bentuk atau wujud dari keberadaan negara kepada masyarakatnya di mana pun mereka berada sekalipun di dalam lapas, karena memang mereka juga berhak mendapatkan dokumen kependudukan salah satunya KTP.
"Pembuatan KTP di lapas ini juga sekaligus menjalankan program jemput bola Disdukcapil Kota Bandarlampung yang didukung oleh Ditjen Disdukcapil dan Disdukcapil Provinsi Lampung serta Lapas Kelas 1 Rajabasa," tutur dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Disdukcapil Provinsi Lampung Ahmad Syaifullah, menjelaskan kegiatan perekaman KTP ini telah sesuai instruksi dari Menteri Dalam Negeri atau Mendagri yang didelegasikan kepada Ditjen Disdukcapil agar seluruh jajarannya diharapkan dapat membuka pelayanan meskipun sedang dalam hari libur.
"Ini juga dalam rangka membahagiakan masyarakat. Pelayanan dokumen kenegaraan memang harus dilaksanakan dan setiap penduduk berhak memiliki identitas jadi ini juga salah satu bentuk kehadiran negara," kata dia. Antara
Berita Terkait
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Cara Membuat Identitas Kependudukan Digital (IKD) Setara KTP
-
Jemput Bola Perekaman E-KTP Untuk Pelajar
-
Skandal e-KTP Setya Novanto: dari Rugikan Negara Triliunan Rupiah hingga Hukuman Diringankan
-
Ditahan di Penjara Singapura, Paulus Tannos Terlibat Kasus Apa?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Tangis Haru Kedamaian: Keluarga Siswa SDN 1 Pandeglang Maafkan Tukang Ojek Tanpa Ganti Rugi