SuaraBanten.id - Beredar video bugil anak SMP di Banten, Jawa Barat dan Lampung. Video bugil anak SMP itu untuk pemuas nafsu seorang pemuda berusia 22 tahun, RK. Jumlahnya belasan.
RK kini ditangkap dan sudah jadi tersangka karena menyebar video bugil anak SMP tersebut. RK adalah warga Desa Sidosari, RT 002 RW 001, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Dia memperdaya korbannya JL dan 13 korban lainnya untuk mengirimkan foto dan video bugil anak SMP. Dokumentasi itu dijadikan bahan pemuas hasrat seksualnya untuk masturbasi.
JL merupakan warga Kabupaten Serang dan berstatus pelajar SMP.
Sekitar bulan Juli 2020 silam, JL menerima permintaan pertemanan dari RK di akun Facebook (FB).
Kemudian Mereke berbincang melalui medsos hingga berlanjut saling tukar nomor telepon.
"Korban JR yang masih di bawah umur menerima pertemanan dari akun FB pada, mereka saling berkomunikasi dengan facebook. Pelaku meminta nomer WA dan korban memberikan nomer WA. Kemudian pelaku meminta korban mengirim foto tanpa pakaian dan korban menuruti, dengan segala bujuk rayunya pelaku," kata Direskrimsus Polda Banten, Kombes Pol Nunung Syaifuddin, di Mapolda Banten, Rabu (26/08/2020).
Foto dan video bugil anak SMP JL kemudian disebar oleh pelaku RK ke jejaring medsos, hingga diketahui oleh teman korban di sekolah.
Korban pun melaporkan kejadian itu ke Polda Banten.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Sumur Banten, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Pelaku berhasil ditangkap di Lampung.
Smartphone korban disita dan diperiksa, dari pemeriksaan, ternyata sudah ada 13 korban lainnya sebelum JL yang mengirimkan foto dan video bugil anak SMP.
Pihak kepolisian mengaku masih mendalami pengiriman dokumentasi bugil dari para korbannya tersebut.
"Korban dari tersangka bukan hanya satu, setelah melakukan fotensik digital, di hanhphone korban ada 14 korban, kita sedang melakukan lidik lagi," terangnya.
Pelaku pun mengakui ada 14 wanita di bawah umur yang menjadi korban bujuk rayunya untuk mengirimkan foto maupun video bugil.
Semua korban merupakan pelajar yang masing mengenyam bangku sekolah SMP.
Berita Terkait
-
Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam
-
Curi Suku Cadang Dua Kapal, Tiga Orang Ditangkap dengan Kerugian Rp800 Juta
-
Usut KMP Batumandi Terbakar hingga Terbalik di Merak, Polisi Periksa Penumpang dan Sopir
-
Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak