SuaraBanten.id - Sebuah kejadian unik dan mengherankan terjadi di perlintasan lampu merah Pisang Mas, Kota Serang, pada Rabu (19/8/02020).
Seorang pengendara dan penumpangnya tiba-tiba kabur meninggalkan sepeda motor mereka saat melihat petugas polisi sedang mengatur arus lalu lintas.
Peristiwa itu terekam kamera video kamera telepon seluler milik seorang pengendara mobil yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
Video berdurasi 10 detik itu diunggah akun @media.virals yang kemudian viral di medsos.
Kasatlantas Polres Serang Kota AKP Gesit Febriatmoko mengonfirmasi kebenaran kejadian tersebut.
Gesit menceritakan, kejadian bermula saat dua orang pria yang belum diketahui identitasnya, berhenti di lampu merah Pisang Mas.
Namun secara tiba-tiba kedua pria tersebut lari meninggalkan motor tersebut saat melihat petugas kepolisian.
"Jadi itu kemarin (Rabu) sekitar jam 6.30 pagi, petugas kami sedang ngatur di lampu merah Pisang Mas," ucapnya saat dihubungi Banten.Suara.com, Kamis (20/8/2020).
"Ada pengendara motor berboncengan menuju ke Alun-alun. Dan saat petugas kami berjarak sekitar 10 meter dengan pemotor tersebut. Tiba-tiba dua pria di sebuah motor matic langsung lari. Motornya sampai ditinggalin," lanjutnya.
Baca Juga: Polisi Bali Tilang Turis Jepang, Peras Rp 1 Juta
"Padahal mereka berdua pakai helm. Lari gitu aja," imbuhnya.
Belum diketahui alasan kedua pria itu kabur saat melihat polisi di lampu merah Pisang Mas.
Namun Gesit menduga, jika motor yang digunakan oleh kedua pria tersebut merupakan hasil curian. Sehingga hal itu yang membuat mereka ketakutan saat melihat polisi yang sedang mengatur lalu lintas.
"Belum bisa dipastikan apa yang membuat mereka lari. Tapi dugaan sementara sih kayaknya itu motor curian. Jadi mereka takut. Soalnya dari kunci kontak yang biasanya bisa masuk sampai 5 centimeter, itu cuma masuk 3 centimeter. Terus kuncinya juga enggak bisa dipakai untuk membuka jok. Sampai joknya harus dibongkar paksa," tuturnya.
Lebih jauh, Gesit mengungkapkan, pihaknya tengah mencari pemilik motor tersebut dengan mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan.
"Untuk motor sudah kita amankan di Mapolres Serang Kota. Kita juga sedang mencari pemilik kendaraan, kita cocokkan nomor rangka dan nomor mesinnya. Karena untuk plat nomornya yang digunakan itu kayaknya plat palsu," tandasnya.
Berita Terkait
-
2 Pemuda di Medan Terancam Pidana 6 Tahun dan Denda Rp60 M Usai Isi Pertalite Pakai Jeriken
-
Pertamax dan Pertalite Trending, Publik Keluhkan Antrean Panjang serta Dampak BBM Mahal
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'
-
Ubah Patah Hati Jadi Motivasi, Intip Makna Lagu Terbaru BoyNextDoor 'Viral'
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial