SuaraBanten.id - Camat Cigeulis Subro Mulisi membantah meminta ibu-ibu mendukung petahana Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pilkada 2020 saat pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Tarumanagara.
Menurut Subro, maksud dari perkataannya meminta dukungan itu hanya sebatas meminta dukungan doa saja.
Bukan dukungan terkait pencalonan petahana Bupati Irna Narulita yang kembali maju dalam Pilkada Pandeglang.
Dugaan ajakan mendukung petahana yang dilakukan Camat Cigeulis direkam oleh seseorang dan videonya viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 1 menit 14 detik itu tampak Camat Cigeulis mengajak ibu-ibu mendukung kembali Bupati Pandeglang Irna Narulita
"Apa yang di video, cuma pemahamannya, yang saya maksudkan dalam sambutan saya itu yang dukungan itu, ya dukungan doa saja," kata Subro usai memenuhi panggilan Bawaslu Pandeglang, Jumat (14/8/2020).
Subro mengaku tidak tahu-menahu terkait pencalonan Bupati Pandeglang.
Sebab ia mengaku hanya mendengar informasi jika Irna akan maju kembali. Lalu ia berinisiatif meminta dukungan doa kepada warganya.
"Dan saya enggak tahu masalah pencalonan itu. Kita hanya mendengar kalau Bupati katanya mau nyalon, baru katanya saya juga tidak tahu dan yang saya sampaikan hanya dukungan doa," jelasnya.
Baca Juga: Bawaslu Ingatkan Bupati Pandeglang Tidak Pasang Stiker di Paket Bansos
Subro juga membantah permintaan dukungan atas perintah Bupati Pandeglang Irna Narulita. Murni inisiatif pribadinya.
Sebab, lanjutnya, jangankan seorang bupati, siapapun yang meminta doa, ia mempersilakan.
Camat Cigeulis menambahkan, apa yang disampaikannya saat itu tidak melanggar aturan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab ia hanya meminta dukungan doa saja.
"Gak (ada perintah dari bupati) itu murni dari hati sanubari saya. Jangankan pimpinan, bupati, siapapun ketika meminta doa, ya mari kita doakan dengan cita-cita yang bagus. Gak (melanggar) karena sekali lagi itu hanya mendoakan saja," ujarnya.
Terkait pemeriksaan oleh Bawaslu Pandeglang, Camat Cigeulis Subro mengaku mendapat 20 pertanyaan.
Ia juga mengaku sudah siap dengan keputusan apapun dari Bawaslu.
Berita Terkait
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang