SuaraBanten.id - Andi (49), warga Kampung Sumur Leuweung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, tak sadar bila benda yang di kuburnya di samping rumah merupakan granat aktif.
Awalnya ia tak tahu benda berbentuk nanas yang ditemukannya pada akhir Juni lalu itu merupakan granat.
Penemuan granat aktif itu bermula saat Andi membersihkan saluran air yang berada di lokasi persawahan yang beralamat di Kampung Pasir Pogor, Desa Tambak Baya, Kecamatan Cibadak, Selasa (30/6/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat ditemukan, granat itu masih berlumuran lumpur. Setelah dibersihkan selanjutnya granat itu dibawa Andi ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi penemuan.
Setelah itu, Andi menceritakan perihal benda aneh yang ditemukannya pada sang istri.
Sang istri menyarankan agar benda itu dikubur di samping rumah tepatnya di pohon melinjo.
Pada Rabu (15/7/2020), Sukramah teman Andi berkunjung ke rumahnya.
Setelah berbincang beberapa saat dia menceritakan pada temannya bahwa menemukan sebuah benda aneh dan dikubur di samping rumah.
"Jadi Sukramah ini yang memberitahu pada Andi bahwa benda tersebut merupakan granat dan disarankan agar Andi melaporkan kejadian tersebut ke pada kami," kata Kasat Reskrim Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma, Jumat (17/7/2020), dikutip dari BantenNews—jaringan Suara.com.
Baca Juga: Miris! Bocah Luka Bakar Akibat Limbah Padi Dibuang Warga di Pinggir Jalan
Setelah mendapat laporan itu, anggota Satreskrim Polres Lebak berkoordinasi dengan Satuan Brimob Polda Banten melakukan pemusanahan granat tersebut.
"Disposal atau pemusnahan dilakukan di belakang Polsek Cibadak oleh tim Jibom Polda Banten," ungkap David.
"Kami mengimbau kepada masyarakat bahwa apabila menemukan barang-barang berbahaya maupun mencurigakan sebaiknya segera melaporkan ke kepolisian," pesannya.
Berita Terkait
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Delapan Jam Menyusuri Baduy Mengubah Cara Saya Melihat Sampah
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Bukan Granat Aktif! Benda di Drone Teror Advokat Depok Hanya Replika
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger