SuaraBanten.id - Tenaga medis COVID-19 di Kabupaten Tangerang gigit jari hanya dapat insentif Rp 500 ribu. Padahal mereka dijanjikan dapat uang Rp 15 juta satu orang.
Duit itu dikucurkan bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang dengan total sebesar Rp 18 miliar.
Demikian dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi melalui pesan singkatnya, Rabu (8/7/2020).
Kendati demikian, Hendra menngukapkan dana insentif untuk dokter hanya Rp500 ribu dari digandang-gandang Rp 15 juta. Sementara, perawat insentif yang diterima di bawah nominal insentif dokter dari yang digemborkan Rp 7,5 juta.
“Ya bagaimana lagi uangnya sudah tidak ada. Kalau yang harusnya dapat Rp 15 juta aja hanya menerima Rp 500 ribu, bagaimana yang Rp 7,5 juta, berarti menerima tidak sampai Rp 500 ribu,” ujarnya
Menurut Hendra pencairan dana insentif penanganan Covid-19 itu langsung di salurkan ke rekening tenaga kesehatan tersebut, tidak melalui manual atau dikumpulkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang.
“Dana insentif untuk tenaga kesehatan itu sudah diserahkan ke Bank penyalur, tapi tergantung dari Bank penyalur kapan disalurkan ke rekening tenaga kesehatannya. Kemungkinan paling lambat besok,” pungkasnya
Berita Terkait
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Kemarau Bongkar Jejak Permukiman yang Tenggelam di Bendungan Karian
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Anggota Kodam Cenderawasih Tewas Dikeroyok di Tangerang, 7 Orang Jadi Tersangka
-
Persita Tangerang Rekrut Luquinhas, Eks Amazonas dengan Pengalaman Eropa
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Kemasan Berkualitas jadi Senjata UMKM Bersaing di Pasar Modern
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Ayah Kritis, Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Ekosistem Merchant BRI Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Naik 76 Persen