SuaraBanten.id - Ratu Tatu Chasanah dan Panji Tirtayasa mendapat rekomendasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk kembali maju pada Pilkada Kabupaten Serang 2020. Sebagai pasangan inkumben, keduanya cukup dikenal publik dalam kinerjanya di Kabupaten Serang sejak 2016.
Meski begitu, nama Ratu Tatu kerap ditautkan dengan Ratu Atut Chosiyah, mantan Gubernur Banten dan juga kakak dari Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan yang menjadi pesakitan di KPK. Pun nama Tatu kerap disebut terlibat dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Wawan.
"Setahu saya hanya Tatu yang berurusan dengan KPK, yakni terkait kasus TPPU yang menjerat Wawan. Bahwa dalam dakwaan Wawan, eksplisit terdapat nama Tatu Chasanah sebagai salah seorang penerimanya sebesar Rp 4,5 miliar," kata Pengamat Politik US Politica Uday Syuhada saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler pada Kamis (20/02/2020).
Lantaran itu, Uday menilai penyelesaian kasus TPPU Wawan alias TCW semestinya bisa dituntaskan agar seluruh kasus korupsi di Banten dapat segera terbuka dengan jelas.
Berbeda kondisinya degan Tatu, menurut Uday, Wakil Bupati (Wabup) Serang yang akan maju kembali dala Pilkada, Panji Tirtayasa, nama dan sepak terjangnya lebih bersih dibandingkan sang Bupati.
"Sejauh ini nama Panji belum pernah terdengar miring dalam kasus korupsi. Dan ini menjadi tugas KPK untuk segera memeriksa yang bersangkutan (Ratu Tatu Chasanah)," katanya.
Uday mengaku tidak mengetahui usaha apa saja yang dilakukan oleh Ratu Tatu dan berapa jumlahnya. Namun dia memastikan bahwa KPK mengetahui dari mana sumber kekayaan sang Ratu selain dari gaji dan tunjangan sebagai kepala daerah di Kabupaten Serang, Banten.
"Saya tidak tahu usaha apa yang ia jalankan di luar kapasitasnya sebagai Wakil Bupati dan Bupati Serang selama ini. Jumlah kekayaannya juga tidak tahu berapa, KPK tentu punya laporannya berapa," jelasnya.
Perlu diketahui Ratu Tatu Chasanah sudah mengikuti penjaringan ke berbagai parpol, yakni Gerindra, PAN, Demokrat, PDIP dan PKB. Hingga saat ini, pasangan tersebut direkomendasikan PDIP untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Serang. Selain PDIP, keduanya didukung PBB dalam Pilkada di Kabupaten Serang tahun 2020 ini.
Baca Juga: Kurang Dukungan, Yurgen-Zaki Mundur dari Jalur Independen Pilkada Depok
Berita Terkait
-
Mendagri Tito Larang Petahana Mutasi Pejabat Jelang Pilkada 2020
-
Fraksi Gerindra DPRD Sleman Dukung Calon Internal Pilkada 2020
-
Komunikasi ke Sejumlah Parpol, Suharsono Cari Pendamping di Pilkada 2020
-
Viral Surat Wabup Serang Bantu Salah Satu Cabup, Ini Kata Ratu Tatu
-
Viral! Surat Pernyataan Penggiliran Calon yang Maju Pilbup Serang 2020
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano