SuaraBanten.id - Pascabanjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Lebak, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kanwil Banten menyatakan bakal mempermudah proses pergantian surat kepemilikan tanah atau sertifikat yang rusak dan hilang akibat bencana tersebut.
Kepala BPN Kanwil Banten Andi Tanri Abeng mengemukakan, pihaknya bakal mengurus pergantian sertifikat, khususnya korban banjir bandang dengan dikenakan tarif Rp 50 ribu per sertifikat.
“Ya kita sudah mensosialisasikan bahwa bagi masyarakat yang terkena bencana banjir kalau sertifikatnya rusak karena banjir bisa langsung mohon penggantian sertifikat ke kantor pertanahan biayanya 50 ribu,” kata Andi seperti diberitakan Bantenhits.com-jaringan Suara.com pada Kamis (16/1/2020).
Andi mengemukakan, sertifikat tanah dalam kondisi rusak bisa dibawa langsung ke Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak. Tetapi, jika sertifikat tanah milik warga hilang terbawa arus, bisa terlebih dahulu membuat surat kehilangan.
“Bawa sertifikat yang rusak ya jadi isi formulir ya, kalau hilang menempuh prosedur sertifikat pengganti karena hilang, ya adanya surat keterangan kehilangan, dia bener hilang dia bener warga korban banjir dia benar tinggal di situ bener sertifikatnya atas rumah dia."
Lebih lanjut, dia mengemukakan para pemohon yang akan mengajukan sertifikat pengganti akan diambil sumpah seperti prosedur yang berlaku.
“Dia (pemohon sertifikat baru) disumpah ya jadi seperti prosedur sertifikat hilang terus, enggak ada dipersulit,” katanya.
Berita Terkait
-
Korban Banjir Lebak Rawan Kelaparan, Masih Butuh Banyak Bantuan
-
Bentuk Tim, Pemkab Lebak Verifikasi Data Rumah Rusak Terdampak Bencana
-
Banjir Bandang Lebak, 1.649 Rumah Hanyut Dibawa Sungai
-
Pemkab Lebak Keberatan Korban Bencana Diberikan Dana Tunggu Hunian
-
Pasca Banjir Lebak, Relawan Indonesia Sebut Masih Ada Wilayah Terisolasi
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal