SuaraBanten.id - Salah satu penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang ternyata masih berusia empat tahun bernama Reva Aulia. Anak ketiga dari pasangan suami istri (pasutri) Eman Rusmana (38) dan Ene (33) itu meninggal dunia pada Minggu (12/1/2020) lalu setelah menjalani perawatan di RSUD Berkah Pandeglang.
Pasutri ini merupakan korban tsunami Banten tahun lalu yang menghuni di Hunian Sementara ( Huntara) yang berlokasi di Kampung Sumur Jaya, Kecamatan Sumur. Sebelumnya meninggal Reva mengalami demam tinggi.
Salah satu warga Huntara Ranta membenarkan, jika salah satu putri dari korban huntara meninggal dunia karena menderita DBD. Selain Reva, ada juga warga huntara lainnya yang disebut terjangkit DBD dan saat ini tengah mendapat perawatan di Puskesmas Sumur.
"Yang kemarin itu anaknya bapak Eman Rusmana umur empat tahun yang sudah menjadi bukti karena meninggal dunia karena terjangkit DBD. Sekarang yang masih di Puskesmas Sumur, anaknya Junaedi. Sama penyakitnya kena DBD," ungkap Ranta saat dikonfirmasi di huntara kepada Suara.com pada Rabu (15/1/2020).
Sejauh ini belum ada pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Pemkab Pandeglang terhadap warga Huntara. Padahal, lokasi yang di tempatinya rawan terhadap wabah DBD. Diakuinya, sebelum ada wabah DBD, petugas medis memang menyarankan warga yang sakit untuk datang ke Puskesmas.
"Beberapa bulan ini memang belum ada cek kesehatan sebelumnya ada, bahkan ada juga penyuluhan dari dokter,Memang sebelumnya ada DBD berhubung sebelum ada penyerangan DBD atau penyakit DBD, makanya kami belum bisa melapor," katanya.
Sementara Kepala Puskemas Kesehatan Masyarakat (PKM) Sumur, Eha Julaeha membenarkan jika ada satu warga huntara positif terjangkit DBD dan mendapatkan perawatan di Puskesmas.
"Kaya positif DBD, (orangnya) juga dirawat di sini," katanya.
Kontributor : Saepulloh
Baca Juga: Kasus DBD di Pandeglang Meningkat, Bupati Irna: Semoga Ini Tidak Menyebar
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman