Kapal Nelayan di Kawasan Pandeglang bersandar di dermaga. Banyak nelayan memilih tak melaut pada musim angin barat seperti saat ini. [Suara.com/Saepulloh]
"Faktor lain karena alat tangkap mereka rusak, jadi terkendala saat melaut, (penyebab rusaknya) setelah dipakai, dan mungkin sudah lama dan tidak layak jadi hasilnya nihil," katanya.
Saat cuaca tak bersahabat, HNSI mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk membantu perekonomian para nelayan, tetapi pihaknya selalu mengimbau kepada para nelayan supaya membuat kelompok dan bergabung dengan koperasi, agar mendapatkan bantuan dari pemerintah.
"Kita dalam hal ini memang belum bisa berbuat banyak, cuman kita arahkan agar nelayan membuat kelompok nelayan dan bergabung dengan koperasi agar mendapatkan program dan bantuan dari pemerintah," katanya.
Kontributor : Saepulloh
Berita Terkait
-
Gelar Istigasah Tahun Baru, Warga Pandeglang Minta Dijauhkan dari Bencana
-
Dispar Tegaskan Pantai di Pesisir Banten Aman Dikunjungi Saat Tahun Baru
-
Erupsi Anak Krakatau, 20 Persen Wisatawan di Pandeglang Batal Booking Hotel
-
Kisah Pesimisme Pelaku Usaha di Pesisir Pandeglang Jelang Malam Tahun Baru
-
Tahun Baru, Nelayan di Pandeglang Memilih Tak Melaut
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
BRI Group Ukir Enam Prestasi di Asias Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton