SuaraBanten.id - Masyarakat Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, panik ketika air Sungai Ciberang kembali naik. Mereka berhamburan menyelamatkan diri.
Masyarakat yang panik berhamburan menyelamatkan diri adalah warga di Kampung Nunggal Desa Sukasari, Kampung Lurah Desa Luhur Jaya dan Kampung Sampaleun Desa Haur Gajrug.
"Kami terus meningkatkan kewaspadaan untuk antisipasi banjir susulan," kata Nunu, seorang relawan Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak, saat dihubungi, Kamis (2/1/2020).
Selain itu pengemudi angkutan di jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Cipanas dan Muncang juga panik.
Masyarakat yang tinggal di daerah itu, lokasinya berada di tepi aliran Sungai Ciberang. Karena itu, ketika aliran Sungai Ciberang naik, mereka panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Saat ini, kata dia, masih terjadi hujan dan angin kencang.
"Kami sudah menyebarkan surat imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan bencana alam untuk mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger