"Kita mengimbau kepada masyarakat untuk mengkonsumsi makanan, lebuh pandai memilah dan memilih makanan untuk dikonsumsi," terangnya.
Begitu pun hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh petugas medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes), jika kondisi para korban saat ini mulai membaik.
"Sudah dinyatakan sehat oleh tim dokter, bahkan sebagian sudah pulang. Kami juga sudah melakukan berbagai tindakan. Kondisi pasien sudah mulai membaik dan saya lihat mulai dari pasien ibu hamil, bayi sudah terkendali. Tinggal nunggu observasi kalau sudah sehat mungkin hari ini juga bisa di pulangkan," Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Pandeglang Rita Kusumawati.
Sementara itu, polisi masih menunggu hasil uji laboratorium bubur ayam yang diduga penyebab keracunan menimpa 35 warga di tiga desa di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten untuk tindaklanjuti.
Kapolsek Sumur AKP Supardi menerangkan, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Sehingga dari hasil lebih itu bisa memberikan titik terang apakah bubur tersebut ada atau tidaknya racun.
"Tindaklanjuti nanti hasil Lab seperti apa, karena sementara masih dugaan (keracunan). Tidak menutup kemungkinan kalau itu racun pasti ketahuan, kalau nanti dinyatakan bukan racun tidak ada pidana," kata Supardi di Mapolres Sumur, Minggu (29/12/2019).
Kontributor : Saepulloh
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel