SuaraBanten.id - Malam pergantian tahun kerap dirayakan para pendaki dengan mendaki gunung. Namun bagi pendaki yang akan menghabiskan malam pergantian tahun di Gunung Salak harus mengurungkan niatnya.
Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) telah menerbitkan surat edaran penutupan jalur pendakian Gunung Salak dan objek wisata Kawah Ratu.
Penutupan tersebut dimulai Senin (30/12/2019) sejak pukul 00.00 WIB hingga kondisi dianggap kondusif untuk dilakukan pembukaan kembali.
Dilansir dari Sukabumiupdate.com-jaringan Suara.com, Surat Edaran TNGHS bernomor: SE.2359/T.14/TU/HMS/12/2019 menyebutkan, berdasarkan laporan bulanan Gunung Api Salak pada November 2019 oleh pos pengamanan Gunung Api Salak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan status Gunung Salak dalam keadaan Normal atau level 1.
Dengan demikian, tidak disarankan bagi masyarakat atau pengunjung untuk mendekati kawah terutama pada musim penghujan.
Kemudian berdasarkan Nota Dinas Kepala Seksi Seksi PTNW III Sukabumi No. 78/T.14/SPTNWIII/DTN/12/2019 tentang penutupan jalur pendakian Gunung Salak I menyatakan, kondisi cuaca pada jalur pendakian Gunung Salak cukup ekstim dengan intensitas hujan tinggi dan potensi petir yang mengancam keselamatan pengunjung serta terdapat jalur pendakian dalam keadaan rusak.
Berita Terkait
-
Rawan Longsor, Jalur Pendakian Gunung Semeru Masih Ditutup
-
Diterpa Badai, Jalur Pendakian Gunung Lawu Via Cemoro Sewu Ditutup
-
Kebakaran Hutan di Jalur Pendakian Gunung Raung, 13 Pendaki Terjebak
-
Seram Banget, Jalur Pendakian Ini Dikelilingi Ratusan Kepala Boneka!
-
Wajib Tahu, Jalur Pendakian di 5 Gunung Ini Tutup pada Bulan September
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi
-
Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif
-
ASDP Kawal Maksimal Klaim Asuransi dan Penggantian Kerugian Korban Kebakaran KMP Batumandi
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa