SuaraBanten.id - Aksi arogan oknum anggota polisi menodongkan senjata api yang terekam video CCTV berdurasi 1 menit 41 detik, viral di media sosial. Video itu tersebar dan menjadi perhatian publik sejak Rabu (4/9) pekan ini.
Video diunggah akun Facebook Info Viral Terkini itu menunjukkan, oknum polisi yang hanya menggunakan kaos oblong mendatangi rumah di daerah Jatiuwung 3 Kota Tangerang.
Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut oknum polisi itu menodongkan pistol ke tetangganya karena merasa terganggu aktivitas renovasi rumah.
Akun tersebut juga menyebutkan, rumah tersebut hanya dihuni seorang ibu tua yang sedang menjaga tukang. Sementara anak-anaknya tengah bekerja.
Aksi polisi koboi dalam video tersebut dikecam warganet. "Muntahkan saja pelornya kalau memang sudah bosan jadi anggota polisi dan jeruji besi menunggunya," tulis Joko Umbaran dalam komentar postingan tersebut.
"Bikin malu polisi aja lu tong. Sini ke Papua kalau mau tembak-tembakan," kata Sragen Yanto.
Saat di konfirmasi Suara.com Kamis (5/9/2019) siang, Kapolsek Jatiuwung Komisaris Aditya S membenarkan adanya kejadian tersebut.
Namun, dia menegaskan kejadian tersebut bukan berada di wilayah hukumnya.
"TKP Polsek Karawaci. Bukan di kota bro," ucapnya.
Baca Juga: Aksi Todongkan Pistol Viral, Andy Wibowo Si Koboi Jalanan Diringkus Polisi
Kapolsek Karawaci Ajun Komisaris Yulies Andri Pratiwi membenarkan adanya oknum anggota kepolisian yang melakukan hal tersebut di wilayah hukumnya.
Namun, kata dia, oknum polisi yang melakukan hal tidak terpuji tersebut bukan anggota polseknya.
"Sudah di tangani Paminal, itu anggota polres bang," singkat dia.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Komisaris Abdul Rachim mengatakan, saat ini dirinya tengah mencari informasi terkait kebenaran video tersebut.
Ia mengakui, Kapolres Metro Tangerang Kombes Abdul Karim juga sudah memerintahkan Paminal untuk melacak siapa oknum anggota yang ada dalam video tersebut.
"Masih dilakukan pengecekan bang. Benar tidaknya anggota Polres Metro Tangerang nanti dikabari ya," singkat dia.
Berita Terkait
-
Dari Pirang hingga Botak, Buronan Begal Payudara Masih Berkeliaran
-
Anggota Paskibraka Tewas, Polisi Bakal Cek Buku Harian Korban
-
Sebar Uang Palsu di Tengah Jalan, Dua Pengedar Ditangkap, Satu WNA Buron
-
Yuk Serbu, CARfix Luncurkan Paket Service Komplet Mulai Rp 500 Ribu
-
Perkara Saling Lapor Kemenkumham-Pemkot Tangerang Berakhir di Kantor Polisi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang