SuaraBanten.id - Setelah buron beberapa waktu, komplotan perampok bersenjata yang menyatroni toko handphone di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten berhasil di bekuk jajaran Polres Kota Tangerang.
Dari empat orang yang diringkus, tiga di antaranya diberi timah panas lantaran akan melawan saat ditangkap.
Tiga pelaku perampokan diketahui bernama Suratman alias Maman (38), Arifin Hasan (36) dan Hendrik alias Bolang (26). Ketiga pelaku tersebut diketahui merupakan warga Kabupaten Tangerang dan Sumatera Selatan. Sedangkan, satu orang lainnya, Andre (36) berperan sebagai penadah barang hasil curian itu.
Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif mengatakan, aksi ketiga pelaku itu sempat viral. Untuk menanganinya, Polres Kota Tangerang langsung membentuk tim khusus memburu pelaku.
"Para pelaku disergap tim Resmob dipimpin Kasat Reskrim AKP Gogo Galesung di tiga lokasi berbeda. Tak butuh waktu lama, dalam empat hari kasus perampokan di toko ponsel di Cikupa berhasil kami ungkap," kata Sabilul, Kamis (8/8/2019).
Pengungkapan ini sendiri, kata Bilul, bermula dari penyergapan Suratman yang belakang diketahui sebagai otak perampokan ini. Dari hasil kamera intai CCTV dan juga keterangan saksi saksi, polisi berhasil mengetahui keberadaan pria asal Kabupaten Tangerang ini.
"Suratman ditangkap pada Jumat (2/8/2019) malam di daerah Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tapi sebelumnya sembunyi di Bogor," ungkapnya.
Saat dibekuk petugas, lanjut Sabilul, pelaku kemudian mengakui perbuatan yang dilakukannya. Saat itu, Suratman menggasak sebuah toko handphone "Terminal Cell" bersama dua orang rekannya yakni Arifin dan Hendrik.
"Kami langsung bergerak menuju Bogor dan menangkap tersangka Andre. Kami amankan barang bukti dua unit HP yang diduga sebagai barang hasil curian," kata Sabilul.
Baca Juga: Terrekam CCTV, Aksi Perampok Bersenpi Gasak Konter HP di Cikupa
Tak sampai disitu, Bilul menyebut tim Buser kemudian menyasar sebuah rumah kontrakan di wilayah Desa Peuser, Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang Sabtu (3/8/2019) dini hari.
"Kami berhasil mengamankan Hendrik di lokasi itu. Dari tangannya, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit Honda Beat dan dua helm yang digunakan saat melakukan kejahatan serta 3 HP yang merupakan barang hasil curian," ucapnya.
Bilul menambahkan, lantaran saat dilakukan penangkapan ketiganya mencoba melawan, petugas mengambil tindakan tegas.
"Kedua tersangka ini kami ambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak bagian kaki karena melakukan perlawanan ketika diminta untuk menunjukan lokasi penadah lainnya," jelasnya.
Selanjutnya, petugas kemudian mencari tersangka lainnya yang diduga merupakan warga Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah. Di tempat itu petugas kembali mengamankan satu orang tersangka lainnya yakni Arifin.
"Dia ini tersangka yang tampil di layar CCTV dan menodong senjata api. Tersangka Arifin juga terpaksa diambil tindakan tegas dan terukur karena mencoba melarikan diri dengan berpura-pura akan buang air dalam perjalanan menuju Tangerang," kata Sabilul.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Lahan SPBU BP-AKR Rawabuntu Makan Badan Jalan? Dishub Tangsel Lakukan Assesment Ulang
-
Khianati Kepercayaan Majikan, Baby Sitter Asal Lampung Nekat Bawa Kabur Balita 1,5 Tahun ke Sumatera
-
MoU dengan Bank Banten, Pemkot Siapkan Sistem Keuangan RSUD Cilegon Lebih Modern
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri