SuaraBanten.id - Aksi kriminalitas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tangerang, Banten. Kali ini konter handphone (HP) Terminal Cell yang berada di wilayah Cikupa Kabupaten Tangerang menjadi sasaran dua kriminal bersenjata api (senpi).
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (30/7/2019), tepatnya pukul 15.40 WIB. Dari penggalan video yang didapat Suara.com, aksi perampokan terjadi saat konter tersebut sepi pembeli. Dalam potongan video, terlihat beberapa karyawan tengah menjaga konter. Tak lama, ada kedua orang pelaku menggunakan jaket dan helm yang memasuki toko.
Saat berada di dalam toko, salah satu pelaku kemudian mengokang senpi yang telah dibawanya. Selanjutnya masuk satu orang pelaku lainnya, dan saat itu juga pelaku menodongkan pistol ke arah peawai.
Lantaran takut melawan, beberapa pegawai yang ada di toko tersebut hanya bisa pasrah. Sementara itu salah seorang pelaku lainnya menggasak unit handphone yang ada di etalase toko.
Salah seorang sumber Suara.com yang enggan disebut namanya mengatakan kejadian tersebut terjadi persis di seberang Rumah Sakit Tiara Cikupa, Kabupaten Tangerang.
"Di Terminal Cell, ia benar kejadiannya kemarin Jam 15:40 and," kata dia pada Suara.com Selasa (30/7/2019).
Sementara itu saat di konfirmasi Kanit Reskrim Polsek Cikupa Iptu Ngapip membenarkan ihwal kejadian tersebut. Namun dirinya enggan menjelaskan lebih lanjut ihwal kronologi kejadian tersebut.
"Betul. dua (pelaku)," singkat dia.
Sampai berita ini ditujukan Suara.com masih mencari konfirmasi lebih lanjut ke Kapolsek Cikupa Kompol Sumaedi.
Baca Juga: Ini Detik - detik Perampokan Toko Emas di Balaraja
Kontributor : Muhammad Iqbal
Berita Terkait
-
Todongkan Sajam ke Pegawai Minimarket, Perampok Gasak Uang Rp 1,7 Juta
-
Selamat Setelah Diikat, Aisyah Bikin Keok Perampok Pakai Obat Nyamuk
-
Fakta Baru Perampok Emas asal Malaysia: Residivis hingga Sewa Mobil Rental
-
Emas Hasil Rampok Senilai Rp 1,5 Miliar di Balaraja Dibuang ke Tong Sampah
-
Polda Banten Belum Pastikan Garong Asal Malaysia Bisa Diadili di Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi