SuaraBanten.id - Sarjaya (43), pembunuh Ustaz Yahya (51) dihakimi massa yang sudah kadung emosi atas tindakan sadisnya kepada guru pengajian di Kampung Nanggung RT 4, RW 1, Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten.
Dilansir Bantenhits.com--jaringan Suara.com, massa mengamuk dan memukuli pelaku dengan tangan kosong dan batang kayu. Amuk massa itu terjadi saat tersangka digelandang ke Mapolsek Cisoka.
Polisi yang berusaha mencegah amuk massa berkali-kali membuang tembakan ke udara, namun tak digubris massa.
Tak lama, kemarahan warga akhirya mereda juga. Pelaku pun akhirnya dibawa ke Mapolsek Cisoka untuk menjalani pemeriksaan.
Setelah tertangkap, Sarjaya ternyata merupakan adik ipar korban. Ustaz Yahya akhirnya meninggal dunia setelah menerima beberapa bacokan yang mengarah ke bagian lehernya.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi saat korban sedang membakar sampah belakang Majelis Taklim Nurul Mutaqin yang dekat rumahnya.
Kapolsek Cisoka AKP Uka Surbakti mengatakan, Pelaku dengan adik korban sebelumnya pernah menikah. Namun keduanya sudah berpisah, meski belum ada putusan resmi pengadilan.
“Pelaku dan adik korban sudah enam bulan pisah ranjang,” kata Uka.
Sebelum peristiwa pembacokan, korban sempat mendatangi pelaku yang saat itu tengah menebang pohon mangga.
Baca Juga: Sarjaya Bunuh Guru Ngaji Karena Sakit Hati
“Korban saudara Yahya berkata, ‘adik gue enggak bakal gua kasih sama lo, mau gue modalin buka toko,” kata Uka menirukan omongan korban kepada pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
Terkini
-
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Peradangan Paru hingga Sesak Napas
-
Operasi SAR Hari Kedua 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Dilanjutkan, Area Pencarian Diperluas
-
Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri
-
Ancaman Abu Vulkanik Belum Surut, Siswa SMA di Banten Lanjut Belajar dari Rumah Hingga 11 September
-
Gagal Temukan Titik Terang hingga Malam, Basarnas Perluas Area Pencarian Rombongan Wartawan