SuaraBanten.id - Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi, memastikan akan menindak tegas oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial SF yang digerebek warga saat kumpul kebo dengan teman wanitanya berinisial RN di Lingkungan Palas, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Banten pada Sabtu (22/6/2019) lalu.
Edi menyebut kelakuan oknum PNS di Cilegon itu sangat melakukan dan mencoreng nama baik abdi negara.
“Nanti Inspektorat yang nindak. Itu kan soal kedisiplinan dan jelas memalukan," ujar Edi ditemui wartawan di Gedung DPRD Kota Cilegon, Senin (24/6/2019).
"Nanti saya panggil kepala dinasnya dulu. Nanti kemudian Inspektorat dan BKPP memproses tahapannya, nanti sanksinya juga ada,” lanjut Edi.
Ia menuturkan, ingin melihat langsung tampang SF. Sebelum memberikan sanksi pada SF, pihaknya juga akan memastikan terlebih dahulu apakah oknum tersebut benar seorang ASN atau bukan.
“Saya juga mau lihat orangnya kayak gimana tuh, katanya juga kan bawa motor dinas. Saya juga baru tahu ya, saya belum tahu itu ASN atau bukan, saya mau lihat dulu," katanya.
"Soalnya kemaren baru lihat dari WA, terus ada di Facebook juga ada laki-laki dan perempuannya. Nanti saya akan evaluasi dulu itu dari dinas manananya,” Edi menambahkan.
Edi mengimbau kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkot Cilegon agar tidak berperilaku di luar aturan dan memalukan lembaga pemerintahan.
“Untuk yang lain saya mengimbau hati-hati lah, ASN itu harus jadi cerminan masyarakat, jangan malah ASN yang ngacak-ngacak, jadi jaga perilaku dan lain sebagainya. Ini untuk semua mulai dari tingkatan saya (Walikota-red), eselon II sampai ke bawah,” tandasnya.
Baca Juga: Sepasang Pelajar yang Video Mesumnya Viral di Internet Sudah Dinikahkan
Untuk diketahui, RN merupakan guru di salah satu sekolah dasar di Kota Cilegon. RN juga diketahui seorang janda.
Berita Terkait
-
Mesum dengan Guru SD Berstatus Janda, Oknum PNS di Cilegon Digerebek Warga
-
Besok, Menpan RB Syafruddin Pantau ASN yang Nekat Bolos Hari Pertama Kerja
-
Patungan Beli Sabu, ASN dan Temannya Diringkus Polres Pandeglang
-
Sudah Diputuskan, Menpan RB: THR Cair 22 Mei 2019
-
Kompetensi ASN Jadi Kunci Kenaikan Dana Transfer Daerah
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu