SuaraBanten.id - Seorang balita bernama Namira (3) tewas tertimbun tanah longsor saat hujan mengguyur kawasan Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2019) kemarin. Peristiwa longsor itu terjadi kala korban sedang menonton televisi di rumahya di Perumahan Bukit Nusa Indah Jalan Bougenvil Nomor 4 RT 7, RW 13 Kelurahan Serua, Ciputat, Tangsel, Banten.
"Iya benar ada (balita tewas tertimbun longsor)," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho saat dikonfirmasi Suara.com, Sabtu (27/4/2019).
Alexander menceritakan kronologis peristiwa nahas yang menimpa balita tersebut. Mulanya, korban sedang menonton TV di ruang tamu pada sore hari. Sedangkan kakak kandungnya dan pekerja rumah tangga sedang berada di salah satu kamar. Tiba-tiba, kata dia, turap di perumahan itu mengalami longsor dan menimpa rumah korban.
"Sekira pukul 17.28 WIB terjadi longsor dari tembok /turab penahan tanah sebelah kiri milik Perumahan bukit Nusa Indah, yang menimpa ruang tamu rumah milik korban," kata dia.
Dugaan sementara, longsornya turap jebol akibat tak bisa menampung debit air ketika kawasan itu dilanda hujan yang cukup deras.
"Hujan deras. Sampai drainase tol juga kan enggak mampu menampung air kemarin," kata dia.
Menurut keterangan warga, kata Alexander, para korban sempat berteriak meminta pertolongan. Dari hal itu, warga sekitar pun lalu bergegas ke lokasi untuk mengevakuasi ketiga korban yang tertimbun bangunan rumahnya.
Saat itu, kata dia, balita Namira dan beberapa korban lainnya masih dalam kondisi hidup ketika warga melakukan evakuasi. Namun, nyawa korban tak tertolong ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit.
"Kemudian saksi bersama warga lainnya memecahkan kaca jendela kamar untuk mengeluarkan kakak korban dan PRT serta korban (balita Namira) yang masih di dalam rumah," kata dia.
Baca Juga: Kubu Prabowo Usul Masa Jabatan Presiden 7 Tahun, TKN: Berlebihan!
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah balita itu telah disemayamkan keluarga di dekat rumah korban di Jalan Dahlia, Kavling 354, Komplek Bukit Nusa Indah.
Berita Terkait
-
4 Pemuda Kejang-kejang di Jalanan Ternyata Gerus Pil Zombie Campur Kopi
-
Kabur dari Rehabilitasi, Rifai Tewas Hanyut di Anak Sungai Cisadane
-
Empat Office Boy Kejang-kejang Usai Minum Kopi di Pinggiran Jalan
-
Lelaki Berbaju Pink Ditemukan Membusuk di Sungai Cisadane
-
Sebanyak 3 Ribu Warga di Tangsel Kehilangan Hak Pilih
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Aktivitas Galian Tanah di Desa Nanggung Kopo Dipantau Ketat Polisi
-
Kecemburuan Berujung Brutal, Kedi Golf Jadi Korban Penganiayaan di Tangerang
-
PIK2 Soroti Pentingnya Pengalaman Nyata di Tengah Gempuran Konten Media Sosial
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi