Ancaman Abu Vulkanik Belum Surut, Siswa SMA di Banten Lanjut Belajar dari Rumah Hingga 11 September

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, perkembangan aktivitas vulkanik, kualitas udara hingga lonjakan kasus ISPA (infeksi saluran pernapasan akut)

Andi Ahmad S
Selasa, 08 September 2026 | 21:32 WIB
Ancaman Abu Vulkanik Belum Surut, Siswa SMA di Banten Lanjut Belajar dari Rumah Hingga 11 September
Gubernur Banten Andra Soni [Kanan] [Yandi Sofyan/SuaraBanten]
Baca 10 detik
  • Pemprov Banten memperpanjang pembelajaran jarak jauh untuk SMA, SMK, dan SKh hingga 11 September 2026 akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Gubernur Banten Andra Soni menyatakan kebijakan ini diambil karena lonjakan kasus ISPA dari 2.000 menjadi 4.000 kasus akibat abu vulkanik.
  • Pemerintah mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas luar ruangan serta melarang warga mendekati radius tiga kilometer dari kawah aktif.

SuaraBanten.id - Pemerintah Provinsi resmi memperpanjang proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi SMA/SMK/SKh hingga Jumat 11 September 2026 mendatang, buntut masih mengeluarkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Sebelumnya diketahui, proses PJJ diberlakukan oleh Pemprov Banten selama 3 hari, yakni mulai dari 7-9 September 2026. Kebijakan perpanjangan tersebut diambil usai menerima laporan dari Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Anak Krakatau pada Selasa (8/9/2026).

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, perkembangan aktivitas vulkanik, kualitas udara hingga lonjakan kasus ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadi dasar diperpanjangnya PJJ.

Andra mengaku, kendati kualitas udara di sejumlah wilayah di Banten telah membaik, namun kewaspadaan akibat dampak abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak harus menjadi prioritas utama.

Baca Juga:Gagal Temukan Titik Terang hingga Malam, Basarnas Perluas Area Pencarian Rombongan Wartawan

"Kami telah memantau kualitas udara dan sampai saat ini memang kualitas udara kita memang lebih baik daripada sebelumnya. Tapi memang kita masih harus mewaspadai khususnya anak-anak. Maka kami memutuskan PJJ dilanjutkan sampai hari Jumat 11 September 2026," kata Andra, Selasa (8/9/2026).

Diakui Andra, terjadi tren peningkatan kasus ISPA di Provinsi Banten. Di mana menurutnya, jumlah kasus ISPA dalam kondisi normal berada di kisaran 2.000 kasus kini meningkat menjadi sekitar 4.000 kasus.

"Kami juga mendapatkan laporan terjadi kenaikan ISPA. Dalam situasi normal itu sekitar 2.000-an kasus, sekarang meningkat jadi sekitar 4.000-an kasus," ujarnya.

Disampaikan Andra, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih harus diwaspadai meski sempat terhenti usai erupsi terus menerus selama 25 jam sejak Jumat (4/9/2026) malam hingga Sabtu (5/9/2026) malam.

"Setelah sempat berhentu, aktivitas erupsi kembali terpantau pada Minggu sekitar pukul 04.00 WIB dan pukul 07.00 WIB. Perbedaannya erupsinya tidak terus menerus, dan hanya berlangsung beberapa detik," ucap Andra.

Baca Juga:Kabar Terakhir 5 Jurnalis Sebelum Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

"Dan saat ini masih mengeluarkan abu dan material," imbuhnya.

Untuk itu, ia pun meminta kepada seluruh warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan guna terhindar dari paparan abu vulkani, serta menyarankan agar senantiasa menggunakan masker medis bila harus beraktivitas di luar ruangan agar terhindar dari resiko paparan abu vulkanik.

Namun, kata Andra, masyarakat diharapkan untuk tetap waspada selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung, terutama untuk tidak mendekat dalam radius 3 kilometer dari pusat kawah aktif.

"Perpanjangan PJJ menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mengurangi aktivitas anak-anak di luar rumah, sekaligus menekan resiko paparan abu vulkanik yang masih berpotensi terjadi," tandasnya.

Kontributor : Yandi Sofyan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak