- Pj Sekda Cilegon, Ahmad Aziz, memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Kantor Wali Kota Cilegon pada 3 Juni 2026.
- Ahmad Aziz mengajak masyarakat menjadikan Pancasila sebagai fondasi persatuan serta pedoman moral menghadapi berbagai tantangan global masa kini.
- Peringatan ini bertujuan memperkuat komitmen kebangsaan dalam mewujudkan perdamaian dunia melalui nilai musyawarah dan mufakat bagi seluruh elemen.
SuaraBanten.id - Penjabat Sekretaris Daerah atau Pj Sekda Cilegon, Ahmad Aziz Ade Setia mengajak masyarakat Cilegon menjadikan Pancasila sebagai fondasi persatuan dan perdamaian. Hal tersebut diungkapkan saat dirinya memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Rabu 3 Juni 2026.
Dalam upacara yang diikuti jajaran aparatur sipil negara serta unsur terkait di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon itu, Aziz menegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai dasar bangsa.
"Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia tema ini menunjukkan relevansi Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian global," kata Pj Sekda Cilegon dalam amanatnya.
"Pancasila juga merupakan bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah berbagai tantangan dan ketidakpastian dunia," kata Aziz.
Baca Juga:PAN Cilegon Siapkan Strategi Menang Pemilu 2029, Fokus Konsolidasi hingga Pendataan Relawan
Kata Aziz, keberhasilan Indonesia menjaga persatuan di tengah keberagaman merupakan bukti nyata kekuatan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari teknologi hingga dinamika geopolitik," paparnya.
Ia pun menekankan Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk berperan aktif menjaga ketertiban dan perdamaian dunia.
"Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila jadi modal penting kita semua menjembatani berbagai perbedaan dan konflik, di mana ini merupakan wujud nyata pengamalan sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab," jelasnya.
Aziz juga mengajak seluruh elemen terkait, khususnya generasi muda, menjadikan Pancasila sebagai ideologi dan hadir dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga:Wali Kota Cilegon: Idul Adha 1447 H Momentum Perkuat Kepedulian Sosial
"Kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap berpijak pada nilai moral dan kebangsaan agar tidak kehilangan arah. Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding atau sekadar teks dalam buku sejarah," ujarnya.
Lebih lanjut, Aziz mengajak seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat komitmen kebangsaan dan menjaga harmoni di tengah masyarakat.
"Mari kita tunjukkan kepada dunia, Indonesia khususnya Cilegon dapat menjadi bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, semangat persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan," ucapnya.
"Selama darah Indonesia masih mengalir, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa," tutupnya.