- Kepala BKD Banten berencana menyediakan bus jemputan bagi ASN di KP3B guna menghemat energi secara lebih efektif.
- Skema rute bus sedang disiapkan untuk menghubungkan titik strategis di Kota Serang menuju pusat pemerintahan Provinsi Banten.
- Rencana tersebut masih menunggu persetujuan Gubernur serta pembahasan anggaran operasional lebih lanjut bersama Dinas Perhubungan Banten.
SuaraBanten.id - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Ai Dewi Suzana berencana menyediakan bus antar-jemput bagi para ASN di lingkungan Pemprov Banten sebagai upaya penghematan energi. Hal itu dilakukan lantaran himbauan menggunakan kendaraan umum masih dinilai belum efektif.
Menurut Ai, himbauan menggunakan angkutan umum bagi para ASN Pemprov Banten masih terkendala trayek yang belum sepenuhnya menjangkau Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
Ia mengaku, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Banten untuk mempersiapkan bila rencana tersebut terealisasi, meski sampai saat ini masih menunggu persetujuan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.
"Kemarin juga sempat komunikasi sama dishub menyiapkan bus itu, mungkin kalau diamini (disetujui) sama pimpinan kita, kelihatannya bagus (dijalankan)," kata Ai dihubungi via telepon, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga:Horor di Balik Pintu Toilet: Cerita Alumni Untirta yang Takut Bertemu Lawan Jenis saat Buang Air
Diungkapkan Ai, pihaknya sudah menyiapkan skema titik penjemputan dan pengantaran yang akan menjadi rute bus bila rencana tersebut direalisasikan, di antaranya menghubungkan sejumlah titik di Kota Serang, seperti Cinanggung, Ciceri, Kebon Jahe, Kepandean hingga KP3B.
Kata Ai, penggunaan bus bagi para ASN Pemprov Banten dinilai dapat mendukung upaya penghematan energi serta berdampak positif bagi kesehatan para pegawai.
"Bagus sih sebetulnya, tidak menutup kemungkinan membuat sehat badan kita supaya banyak jalan," ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten Tri Nurtopo mengatakan, realisasi penyediaan bus bagi para ASN Pemprov Banten berada sepenuhnya pada keputusan gubernur, termasuk penganggaran operasional yang akan dialokasikan.
"Saya mah tergantung perintah pimpinan saja, kan itu kebijakan pimpinan," ucap Tri.
Baca Juga:Update Kasus Mahasiswa Intip Dosen: Flash Disk Berisi Video Terlarang Diamankan Polda Banten
Meski begitu, diakui Tri, rencana penyediaan bus bagi para ASN Pemprov Banten masih sebatas pembahasan awal dan belum sampa pada pembahasan serius terkait teknis dan mekanisme pelaksanaannya.
"Belum dibahas lebih jauh seperti perhitungan anggaran secara rinci. Karena aspek yang perlu dipastikan itu adalah sumber pembiayaan operasional, termasuk nanti bahan bakar minyaknya," tandas Tri.
Kontributor : Yandi Sofyan