- Insiden nyaris ricuh terjadi antara Bupati dan Wakil Bupati Lebak di acara halal bihalal Pemkab pada Senin (30/3/2026).
- Bupati Hasbi mengkritik kebijakan Wakil Bupati Amir Hamzah dianggap melanggar UU ASN dan menyindir statusnya sebagai mantan narapidana.
- Wakil Bupati Amir Hamzah emosi, meninggalkan acara, dan menyesalkan pernyataan Bupati yang dianggap tidak beretika di depan ASN.
5. Wakil Bupati Tinggalkan Acara Halal Bihalal
Akibat insiden tersebut, Amir Hamzah akhirnya memilih pergi meninggalkan acara halal bihalal, meninggalkan ketegangan yang masih terasa di lokasi.
6. Wakil Bupati Sesalkan Pernyataan Bupati: Tak Beretika & di Luar Konteks
Amir Hamzah menanggapi pernyataan Bupati Hasbi dengan penyesalan, menilai itu "tak beretika lantaran disampaikan di hadapan para pegawai Pemkab Lebak."
Baca Juga:Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
Ia menambahkan bahwa pernyataan tersebut di luar konteks acara dan tidak pantas diucapkan di momen sakral pasca-Lebaran.
"Bicara itu harus lihat situasi ya, lihat konteks kalau kita sedang halal bihalal yang lebih baik bicara lah tentang persatuan, kerukunan, kemudian apa namanya saling memaafkan," ungkap Amir.
7. Bupati Hasbi Berdalih: Pernyataan Itu Pujian, Bukan Menyudutkan
Menariknya, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya membantah pernyataannya merupakan kritik atau sindiran, melainkan sebuah pujian. Ia meminta wakilnya tidak salah paham.
"Itu memang intonasi saya seperti itu, tapi Pak Amir Hamzah memang mendapat penghargaan, kalau enggak salah dari Indopos, Indoposco, bahwa beliau mantan warga binaan yang menjadi wakil bupati berprestasi, artinya itu sebuah prestasi," kata Hasbi, sebuah pembelaan yang cukup mengejutkan.
Baca Juga:Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD