Rasa Duka Menyelimuti Petani Cikande yang Gagal Panen Akibat Banjir

Pasalnya, sawah mereka harus mengalami puso akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu, kini para petani tengah berduka.

Andi Ahmad S
Sabtu, 11 Mei 2024 | 16:58 WIB
Rasa Duka Menyelimuti Petani Cikande yang Gagal Panen Akibat Banjir
Ilustrasi Petani Gagal Panen [elements.envato]

SuaraBanten.id - Banjir yang terjadi di Desa Koper, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten menyebabkan sejumlah petani gagal panen.

Pasalnya, sawah mereka harus mengalami puso akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu, kini para petani tengah berduka.

Sawah terendam banjir hingga menyebabkan gagal panen itu nampaknya mendapat perhatian khusus dari Polres Serang. Kini para petani mendapatkan bantuan bibit padi sebanyak 300 kilogram serta puluhan bingkisan sembako.

Pemberian bantuan bibit padi kepada 3 kelompok tani ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Salafi Mathlabel Awam di Desa Koper, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Sabtu (11/5/2024).

Baca Juga:Dituding Labrak Aturan Hingga Dipecat, Ini Pembelaan Ketua APDESI Lebak

“Pemberian bantuan bibit padi ini bertujuan membantu meringankan beban petani padi yang gagal panen akibat terdampak bencana alam banjir,” kata Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko.

Menurut Condro benih padi yang diberikan pada Gapoktan yaitu jenis Ciherang sebanyak 300 kilogram dalam kemasan 5 kilogram. Dikatakannya, benih padi Ciherang sesuai permintaan kelompok tani karena cocok dengan kondisi persawahan di Desa Koper.

Selain memberikan bibit padi, Kapolres juga memberikan bingkisan sembako kepada para petani yang tergabung dalam Gapoktan dan pengurus serta santri ponpes Mathlabel Awam.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Koper Sanajaya mengatakan bahwa bantuan bibit padi baru kali pertama dilakukan oleh seorang Kapolres Serang. Sanajaya mengatakan bahwa petani yang mengalami puso akibat terdampak banjir di Desa Koper sejauh ini belum mendapatkan bantuan bibit dari pemerintah.

Sanajaya juga menjelaskan bahwa di Desa Koper ada 4 kelompok tani. Setiap kelompok tani beranggotakan 30 hingga 6o petani dan masing-masing memiliki garapan sawah seluas 3 hingga 5 hektar.

Baca Juga:Ketua Apdesi Lebak Dipecat, Diduga Labrak Aturan Gegara Hadiri Munaslub Palembang

“Kami berharap kepada ketua kelompok tani untuk segera mendistribusikan bibit padi bantuan Kapolres kepada anggotanya agar segera dimanfaatkan. Kami juga menyampaikan terimakasih kepada bapak Kapolres atas kepedulian pada warga kami,” kata Sanajaya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sri Asih II Alimisri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Serang yang peduli kepada masyarakat petani di Desa Koper dengan membantu memberikan bibit padi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak