*Lebih dari 75 Ribu orang menuju Bali*
Sementara itu, ASDP mencatat 75.097 orang telah menyeberang dari Jawa ke Bali dalam periode Rabu (7/2/2024) hingga Sabtu (10/2/2024) pukul 08.00 WIB.
Selama periode libur panjang Isra Miraj dan Imlek ini, jumlah penumpang tertinggi di Pelabuhan Ketapang mencapai 32.796 orang pada periode Kamis (8/2/2024) hingga Jumat (9/2/2024) pukul 08.00 WIB (24 jam). Kemudian jumlah kendaraan tertinggi juga jatuh pada periode yang sama mencapai 7.187 unit kendaraan dengan rincian 1.422 unit kendaraan roda 2 dan 5.765 unit kendaraan roda 4 atau lebih.
Sementara itu, jumlah penumpang tertinggi di Pelabuhan Gilimanuk mencapai 20.201 orang pada periode Kamis (8/2/2024) hingga Jumat (9/2/2024) pukul 08.00 WIB (24 jam). Kemudian jumlah kendaraan tertinggi jatuh pada periode Rabu (7/2/2024) hingga Kamis (8/2/2024) pukul 08.00 WIB (24 jam) yang mencapai 5.537 unit kendaraan dengan rincian 1.686 unit kendaraan roda 2 dan 3.851 unit kendaraan roda 4 atau lebih.
ASDP Ketapang mempersiapkan 30 armada kapal untuk melayani penumpang dan kendaraan yang akan menyeberang di lintas Ketapang-Gilimanuk. Untuk penambahan armada bersifat _optional_ tergantung situasi dan kondisi di lapangan.
Diketahui sejak 11 Desember 2023 silam, ASDP telah memberlakukan pembatasan area penjualan tiket di sekitar pelabuhan dengan radius maksimal sejauh 5 km dari pelabuhan berdasarkan surat Dirjen Hubdat AP.406/1/5/DJPD/ 2023 perihal Penataan Layanan Pemesanan Tiket Elektronik.
Adapun radius batasan pembelian tiket ferry adalah sebagai berikut:
1. Pelabuhan Merak sejauh 4,71 km dari titik tengah pelabuhan terluar (sebagai contoh acuan titik Hotel Pesona Merak).
2. Pelabuhan Bakauheni sejauh 4,24 km dari titik tengah pelabuhan terluar (sebagai contoh acuan Balai Karantina Pertanian).
3. Pelabuhan Ketapang sejauh 2,65 km dari titik tengah pelabuhan terluar (sebagai contoh acuan Terminal Sri Tanjung).
4. Pelabuhan Gilimanuk sejauh 2 km dari titik tengah pelabuhan terluar (sebagai contoh acuan Terminal Kargo).