Selanjutnya, keluarga yang lebih muda akan mengunjungi anggota keluarga yang lanjut usia dan menghabiskan waktu berkualitas bersama mereka.
Sebaliknya, anak-anak kecil akan menerima sedikit uang dari semua orang yang lebih tua. Alih-alih pertemuan keluarga terjadi hanya di rumah, orang Mesir senang pergi ke taman, kebun, dan bahkan kebun binatang untuk menikmati perayaan bersama orang-orang di komunitas lokal mereka.
4. Turki
Turki memiliki istilah unik untuk hati Idul Fitri. Mereka menyebutnya sebagai "Sugar Feast" atau "Pesta Gula". Seperti namanya, di hari ini, masyarakat Turki akan merayakannya dengan suguhan manis seperti baklava.
Baca Juga:Doa Takbiran Idul Fitri Arab Latin, Lengkap dengan Artinya
Dengan 98 persen penduduk Turki beragama Islam, tidak heran jika hari libur Idul Fitri berlangsung selama satu minggu lamanya.
Meskipun sebagian besar perayaan sering dilakukan di rumah, sudah menjadi hal yang biasa bagi orang-orang untuk menikmati waktu luang misalnya dengan bersantai di pantai sepanjang hari. Setelah 30 hari puasa yang panjang, rasanya memang sepadan bukan?
5. Uni Emirat Arab
Perayaan Idul Fitri di Uni Emirat Arab (UEA) memiliki banyak kesamaan dengan yang ada di Arab Saudi. Perayaan sering dimulai dengan sholat subuh di Masjid dan setelah itu orang-orang menjalani hari mereka, bertemu teman dan keluarga, menikmati pesta, dan mengucapkan Idul Fitri komunitas lokal mereka.
Ada juga pertunjukan kembang api di malam hari, acara budaya yang mencakup trik sulap, taman bertema pop up, pertunjukan tari, dan masih banyak lagi!
Baca Juga:Pesan Menyentuh dari Ribuan Jemaah Muhammadiyah di Cimahi Usai Gelar Sholat Idul Fitri
6. Islandia