facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

760.911 Pemudik Tinggalkan Pulau Jawa ke Sumatera Lewat Pelabuhan Merak

Andi Ahmad S Senin, 02 Mei 2022 | 08:30 WIB

760.911 Pemudik Tinggalkan Pulau Jawa ke Sumatera Lewat Pelabuhan Merak
Ratusan pemudik sepeda motor nekat terobos petugas untuk naik kapal di Dermaga 2 Pelabuhan Merak, Rabu (27/4/2022). [SuaraBanten.id/Firasat Nikmatullah]

ASDP Pelabuhan Merak juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2022

SuaraBanten.id - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry mencatat, ada sebanyak 760.911 pemudik tinggalkan Pulau Jawa ke Sumatera lewat Pelabuhan Merak.

ASDP Pelabuhan Merak juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2022 pada periode arus mudik khususnya di lintas Merak-Bakauheni, Ketapang – Gilimanuk dan seluruh lintasan terpantau nasional lainnya.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi mengatakan terselenggaranya layanan Angkutan Lebaran 2022 khususnya di lintas Merak-Bakauheni berkat dukungan dan sinergi seluruh pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yg sebesar-besarnya kepada konsumen yg telah dengan tertib membeli tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan dikarenakan tiket kami sudah bisa dibeli 60 hari sebelumnya. Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada seluruh stakeholder atas koordinasi yang baik selama pelaksanaan arus mudik. Kami berharap kerjasama ini bisa diteruskan dalam pelayanan arus balik,” tutur Ira dalam keterangannya.

Baca Juga: Pantau Rest Area Tol Semarang-Solo, Ganjar Senang Peningkatan Arus Mudik Lebaran Bikin Ekonomi Bergerak

Selama penyelenggaraan layanan Angkutan Lebaran, ASDP terus bersinergi dan melakukan koordinasi aktif dengan Kementerian Perhubungan (BPTD dan KSOP), Kementerian BUMN, Kepolisian Republik Indonesia, Gapasdap, INFA, KSKP dan pihak terkait lainnya.

ASDP dan stakeholder terkait bersama-sama mengupayakan solusi untuk mengurai antrian dan memastikan layanan Angkutan Lebaran pada arus mudik tetap berjalan lancar, aman, nyaman dan selamat.

“Inisiasi peningkatan kapasitas dermaga oleh Kementerian Perhubungan melalui penambahan operasi dermaga di Ciwandan, Indah Kiat, dan Bojonegara menjadi salah satu langkah solutif untuk mengatasi antrian yang terjadi di puncak arus mudik kemarin,” ujarnya.

Berdasarkan data dan pantauan selama arus mudik, tren pemudik alami penurunan, dimana puncak arus mudik mencapai total 37 ribu kendaraan saat H-3 Lebaran atau naik 30 persen dibandingkan 2019, dan sebanyak 36 ribu kendaraan pada H-2. Adapun puncak arus mudik di tahun 2019 jumlah kendaraan tertinggi sebanyak 28 ribu kendaraan.

Hasil pemantauan ASDP tercatat masih banyak konsumen yang membeli tiket secara mendadak di hari keberangkatan sehingga hal ini berdampak terhadap kelancaran pelayanan di pelabuhan.

Baca Juga: Tol Cipularang Macet Total Saat Mudik Lebaran 2022, Pria Ini Sampai Nekat Tiduran di Jalan, Berani Tiru?

“Dalam kesempatan ini, kami memohon maaf atas hal-hal yg menyebabkan ketidanyamanan dlm pelayanan kami. Ke depannya, kami sangat mengharapkan kerjasama para pengguna jasa untuk membeli tiket ferry minimal 1 hari sebelum atau maksimal 60 hari sebelum keberangkatan. Selain itu, kami harapkan kerjasama pengguna jasa untuk bisa mengatur waktu kedatangan sekitar 3 jam sebelum waktu masuk pelabuhan yang dipilih,” ungkap Ira lagi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait