Lebih lanjut, menurutnya malam lailatul qadar biasa datang di malam malam ganjil menjelang akhir bulan Ramadhan. Karena itu, Ia pun mengaku tidak heran jika kedapatan kelompok-kelompok atau masyarakat dari luar Provinsi Banten yang melakukan i'tikaf di masjid agung banten.
"Sekedar pengetahuan, malam lailatul qadar itu biasanya datang di malam malam ganjil, baik malam 21, 23 dan seterusnya," terangnya.
Ia juga turut menyampaikan, bahwasanya ketika malam lailatul qadar alam pun mendukung dan suasana sunyi, tenang tanpa kebisingan.
"Tanda tandanya, alampun mendukung. Jangankan hujan dan angin, suara suara alam pun cenderung tidak ada, semacam itu kalo pengetahuan yang saya ketahui," ucapnya.
Baca Juga:Kejati Banten Geledah Kantor Bapenda Banten, Empat Orang Tersangka Ditahan
"Mereka berlomba lomba bagaimana caranya taqabbal minallah, dengan melakukan dzikir tentu dengan suasana yang sangat sangat sunyi," terangnya.
Bahkan, Ia pun turut menyampaikan bahwa tanda tanda bagi mereka yang mendapatkan malam lailatul qadar akan terlihat jelas dalam kehidupan sehari harinya.
"Salah satunya yang berbekas adalah pada dirinya sendiri. Ia sudah akan merubah dirinya sendiri menjauhkan diri dari hal hal tidak diperbolehkan agama," tutupnya.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Baca Juga:Vihara dan Masjid Jadi Tempat Pengungsian Warga Terdampak Banjir di Banten Lama