Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran

Kawasan Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten dipadati peziarah pada libur lebaran.

Hairul Alwan
Kamis, 03 April 2025 | 21:40 WIB
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
Kawasan Banten Lama dipadati peziarah pada Libur Lebaran. [Adef/Bantennews]

SuaraBanten.id - Kawasan Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten kerap menjadi magnet saat liburan. Tak terkecuali seperti saat libur lebaran tahun 2025 atau Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah.

Pada H+3 lebaran atau tepatnya 3 April 2025, Kawasan Banten Lama ramai dikunjungi peziarah. Mereka datang saat libur lebaran hari ketiga baik warga kota kabupaten di dalam maupun luar Banten.

Warga dari berbagai daerah di Banten berbondong-bondong datang untuk berziarah ke Kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.

Salah seorang peziarah asal Padarincang, Kabupaten Serang, Banten bernama Anah mengungkapkan, ia dan keluarganya rutin memilih Banten Lama sebagai tujuan wisata religi setiap libur Lebaran.

Baca Juga:Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan

"Setiap tahun, saya bersama keluarga selalu menyempatkan diri untuk ziarah ke Banten Lama," katanya dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Kamis, 3 April 2025. 

Anah menyebut ziarah ke Kawasan Banten lama yang dijalani dirinya dan keluarga takan pernah terpengaruh oleh kepadatan lalu lintas sekitar.

"Meskipun jalanan sering ramai dan macet, tapi kami tetap melanjutkan perjalanan karena ini sudah menjadi tradisi keluarga," ungkapnya menjelaskan ziarah ke Kawasan Banten Lama merupakan tradisi keluarganya.

Dengan ramainya pengunjung yang datang ke kawasan Banten Lama setiap tahun, Anah berharap pemerintah dan pihak terkait terus berupaya meningkatkan fasilitas untuk kenyamanan para peziarah.

Menurutnya, pemerintah dan pihak terkait perlu meningkatakan fasilitas agar tradisi keluarganya dan para peziarah lain tetap bisa berjalan dengan lalu lintas yang lancar dan kenyamanan pengunjung.

Baca Juga:Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025

Kata dia, lonjakan oengunjung setiap tahunnya juga berdampak pada kepadatan area parkir di sekitar kawasan Banten Lama.

Sejarah Kerajaan Banten

Sejarah Banten tidak terlepas dari sejarah asal usul nama Banten. Banten provinsi paling barat di Pulau Jawa. Banten Provinsi pemekaran Jawa Barat.

Banten adalah sebuah provinsi, wilayah paling barat di Pulau Jawa, Indonesia. Provinsi ini pernah menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat, daerah ini menjadi wilayah pemekaran sejak tahun 2000, dengan keputusan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000. 

Dilansir dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, nama Banten ternyata memiliki beberapa arti yang berbeda-beda. Salah satunya adalah “katiban inten” yang berarti kejatuhan intan.

Asal kata “katiban inten” ini dilatarbelakangi oleh sejarah Banten yang semula masyarakatnya menyembah berhala, kemudian memeluk agama Budha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak