Hebat, Olahan Kayu di Cilegon Diekspor ke Korea Selatan Untuk Pembungkus Alat-alat Elektronik

Kayu olahan diekspor dari PT.SLP di Pandeglang Banten sebanyak 41. 0450 meter kubik atau senilai Rp78 juta.

Andi Ahmad S
Minggu, 16 Januari 2022 | 10:03 WIB
Hebat, Olahan Kayu di Cilegon Diekspor ke Korea Selatan Untuk Pembungkus Alat-alat Elektronik
Ilustrasi kayu yang akan diolah diekspor ke Korea Selatan [Ist]

SuaraBanten.id - Olahan kayu di Cilegon, Banten diekspor ke Korea Selatan untuk pembungkus alat-alat elektronik.

Ekspor olahan kayu tersebut merupakan perdana oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian Cilegon.

Kayu olahan diekspor dari PT.SLP di Pandeglang Banten sebanyak 41. 0450 meter kubik atau senilai Rp78 juta.

Sebagai informasi kayu olahan yang dimaksud adalah kayu yang telah diolah menjadi ukuran ketebalan 15 mm, lebar 80 mm dan panjang 800 sampai dengan 1,200 mm dan akan digunakan sebagai pembungkus alat-alat elektronik.

Baca Juga:5 Top Bola Sepekan: 3 Kandidat Kuat Kapten Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2022

Kayu tersebut berasal dari jenis kayu jabon dan akasia yang diperoleh dari perkebunan rakyat di Pandeglang Banten.

“Kami melakukan serangkaian tindakan karantina, diantara melakukan pemeriksaan secara visual, melakukan pemeriksaan jenis dan volume kayu dan memastikan kesesuaian nomor alat angkut (kontainer) dan kelayakannya ,” terang Hendra Pejabat Karantina Tumbuhan dalam keterangannya, Minggu (16/2/2022).

Berdasarkan persyaratan dari negara tujuan, kayu harus bebas jamur, bebas mata mati, bebas gesekan dan kadar air 18 sampai dengan 25 %.

Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Arum Kusnila Dewi mengapresiasi kepada PT. SLP yang telah berhasil melakukan ekspor perdana.

Dimana eksportir tersebut turut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan penyerapan bahan baku kayu tersebut.

Baca Juga:Juara! Ditlantas Polda Jateng Mendapat Nilai Tertinggi ETLE Nasional 2021 dengan Jaring 34.196 Pelanggar Lalin

“Ekspor perdana diawal tahun 2022 merupakan kabar yang sangat baik, menambah eksportir baru dengan komoditas yang baru pula. Dengan ini kami optimistis ditahun 2022 ekspor komoditas pertanian dari Banten akan terus meningkat dan dapat turut serta mensukseskan program Gratieks Kementerian Pertanian,” jelas Arum.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini