alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hard Disk 600 GB Berisi Video Porno Siskaeee Disita Polisi, Apa Ya Isinya?

Hairul Alwan Rabu, 08 Desember 2021 | 07:35 WIB

Hard Disk 600 GB Berisi Video Porno Siskaeee Disita Polisi, Apa Ya Isinya?
Aksi sosok Siskaeee pamer bagian tubuh sensitif di Bandara Yogyakarta. [Tangkapan layar]

Siskaee sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi usai membuat video vulgar di Yogyakarta International Airport.

SuaraBanten.id - Hard disk berisi foto dan video porno Siskaeee dengan total ukuran file mencapai 600 gigabyte disita Polda DI Yogyakarta. Bukan hanya itu, polisi juga menyita handphone yang berisi 2 ribuan file foto dan 3 ribuan video berkapasitas 150 gigabyte lebih.

Sampai saat ini, Siskaee sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi usai membuat video vulgar di Yogyakarta International Airport. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda DIY AKBP Roberto Pasaribu mennyebut Siskaeee mengunggah seluruh konten foto dan video pornonya di tujuh situs berbayar.

“Semua server dan basisnya ada di luar negeri. Salah satu yang bisa kami sebut di situs Onlyfans.com,” kata Roberto dalam konferensi pers, Selasa 7 Desember 2021.

Sosok perempuan yang mengaku sebagai pemilik akun siskaeee di media sosial Twitter. (Youtube)
Sosok perempuan yang mengaku sebagai pemilik akun siskaeee di media sosial Twitter. (Youtube)

Dari konten pornografi yang diunggah ke OnlyFans, polisi menyebut Siskaee mendapat keuntungan Rp15-20 juta. Dia melakukannya diduga sejak 2017. Jika ditotal, keuntungan kotor yang diterima Siskaee mencapai miliaran Rupiah.

Baca Juga: Polisi Sebut Kemungkinan Ada Tambahan Pelaku dalam Kasus Video Porno Siskaeee

“Pendapatannya diperkirakan bisa di atas Rp20 juta. Dan hasil penelusuran kami sudah mendapatkan pendapatan kotor hampir mencapai Rp2 miliar selama proses 2020 sampai 2021,” kata Roberto.

Dari keuntungan kotor itu, polisi menyebut Siskaeee mendapat pendapatan bersih sekitar Rp1.749.511.009. Atas perbuatannya, kata Roberto, Siskaeee dijerat dengan Undang-undang (UU) Pornografi dan UU ITE. Ia terancam pidana paling lama 12 tahun serta denda paling banyak Rp 6 miliar.

“Pasalnya kami terapkan yang bersangkutan pasal UU ITE 27 ayat 1 berbicara mengenai melanggar konten atau dokumen yang berisi kesusilaan dan juga Undang-undang tahun 44 tahun 2008 mengenai pornografi,” ujar Roberto.
Siskaeee sempat membuat video vulgar di Yogyakarta International Airport. Dia kemudian ditangkap polisi pada Sabtu 4 Desember di Bandung. Siskaeee langsung dibawa untuk diperiksa di Polda DIY dan ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu 5 Desember malam.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait