“Kami terbuka menerima informasi, jika ada masyarakat sekitar, pengguna jalan yang terimbas dari kecelakaan cairan tersebut. Korban (kecelakaan) tidak ekses dari cairan kimia, tapi dari benda tumpul dan benturan kecelakaan tersebut,” ujarnya.
Shinto juga menjelaskan kondisi kekinian 28 korban salam kecelakaan yang menjalani perawatan di RS Sari Asih Serang dan RSUD Serang.
Dari 28 korban luka hingga Senin sore tersisa lima orang yang masih mendapatkan perawatan. Satu korban di RS Sari Asih Kota Serang, dan empat lagi di RSUD Serang.
“Hari ini saya bersama penyidik Ditlantas Polda Banten melakukan pengecekan korban kecelakaan di RS, dari hasil tersebut. Total dari 28 yang luka, 5 harus menjalani perawatan yang intensif,” beber Shinto.
Baca Juga:Mantan Kades Kepandean Serang Diduga Korupsi Dana Desa Rp695 Juta
Satu dari lima korban yang masih harus menjalani perawatan intensif, yakni korban yang dirawat di RS Sari Asih kondisinya lebih berat dibanding korban lain karena mengalami luka di bagian kepala dan dada.
Kontributor : Oki Fathurrohman