Kronologi Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Begini Penjelasan Lengkapnya

Soekarno membacakan teks proklamasi didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta.

Hairul Alwan
Senin, 16 Agustus 2021 | 21:23 WIB
Kronologi Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Begini Penjelasan Lengkapnya
Pekerja menyelesaikan mural bertemakan Proklamasi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pondok Aren 02, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (22/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Kirab tersebut dilakukan sebagai rangkaian mengingat sejarah proklamasi RI pada 17 Agustus 1945[Suara.com/Muhaimin A Untung]
Kirab tersebut dilakukan sebagai rangkaian mengingat sejarah proklamasi RI pada 17 Agustus 1945[Suara.com/Muhaimin A Untung]

Teks proklamasi ditandatangani oleh Soekarno dan Mohammad Hatta. Keduanya kemudian ditunjuk sebagai Presiden dan Wakil Presiden pertama Indonesia.

Berita pembacaan teks proklamasi disebarkan secara langsung oleh para utusan ke daerah-daerah.

Para utusan yang ikut menyebarkan berita proklamasi Indonesia antara lain:

Teuku Mohammad Hassan dari Aceh
Sam Ratulangi dari Sulawesi
Ketut Pudja dari Sunda Kecil (Bali)
A.A. Hamidan dari Kalimantan

Baca Juga:Isi, Perumusan Hingga Arti Penting Pembacaan Teks Proklamasi, Sudah Tahu?

Isi Teks Proklamasi

Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong. Berjarak 81 Km dari Jakarta dan dianggap jauh dari jangkauan pengawasan tentara Jepang, 16 Agustus 1945.
Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong. Berjarak 81 Km dari Jakarta dan dianggap jauh dari jangkauan pengawasan tentara Jepang, 16 Agustus 1945.

Berikut isi teks proklamasi tersebut:

P R O K L A M A S I

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Baca Juga:HUT RI ke-76, 20.000 Warga Tangerang Diberi Bantuan Memulai Usaha Rp760 ribu

Djakarta, 17 Agustus 1945
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini