Sempat Gagal Penuhi Syarat, Peternak Cilegon Jual Sapi Limosin Seberat 1,2 Ton ke Presiden

Jokowi beli sapi qurban di Cilegon Farm House milik Haji Muctar.

Hairul Alwan
Senin, 19 Juli 2021 | 10:13 WIB
Sempat Gagal Penuhi Syarat, Peternak Cilegon Jual Sapi Limosin Seberat 1,2 Ton ke Presiden
Anak pemilik Cilegon Farm House Heru menunjukan sapi limosin yang dibeli Presiden Jokowi. {Suara.com/Adi Mulyadi]

SuaraBanten.id - Kisah peternak asal Cilegon yang sapinya dibeli Presiden Joko Widodo atau Jokowi menarik di simak menjelang Idul Adha. Peternak sempat gagal penuhi syarat, peternak Cilegon jual sapi limosin seberat 1,2 ton ke Prsiden Jokowi.

Jokowi beli sapi qurban di Cilegon Farm House milik Haji Muctar. Tak mudah untuk sapinya bisa dibeli Jokowi, butuh beberapa persyaratan sapi bisa dibeli orang nomor satu di Indonesia itu.

Anak pemilik Cilegon Farm House, Haerurrohman mengatakan, tahun lalu ia juga ikut tender agar sapi yang ia jual bisa dibeli Jokowi, namun saat itu ia gagal memenuhi persyaratan yang diminta.

"Tahun lalu sapi saya tidak terpilih karena bobotnya kurang, akhirnya bobotnya saya perbesar lagi setahunan belakangan ini alhamdulilahnya terpilih tahun ini," katanya saat ditemui dilapak jualannya, Senin (19/7/2021).

Baca Juga:Saleh Daulay Apresiasi Pembatalan Vaksin Individu Berbayar

Heru menuturkan, untuk dibeli oleh Presiden Jokowi prosesnya sangat panjang sampai tiga Minggu lamanya. Bahkan peternakannya dipilih karena telah berhasil memenuhi kualifikasi sapi yang dibutuhkan.

"Jadi kami itu dipilih oleh pihak presiden ada kaya proses seleksinya gitu yang dilihat dari kesehatan, kondisi, kebersihan, dan bobot sapi itu sendiri," tuturnya.

Tidak hanya itu, Heru menjelaskan sapi miliknya juga dilakukan pengecekan darah, kotoran, dan di tes swab.

"Alhamdulilahnya seluruh proses seleksi berhasil dilalui dan terpilih," terangnya.

Tentunya Heru sangat bangga sekali sapi milik peternakannya dibeli oleh orang nomor satu di Indonesia karena ini pencapaian yang sudah diusahakan dari tahun lalu.

Baca Juga:Sebut Jokowi Tak Mampu Kontrol Menteri, Netizen: Apalagi Covid-19 Boneka Dungu Tak Mampu

Lebih lanjut, Heru menuturkan sapi seberat 1,2 ton itu sudah disiapkan selama satu tahun oleh Haji Muchtar pemilik ternak Cilegon Farm House yang beralamat di Lingkungan Pecek, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

Ia juga mengaku telah menerima pembayaran pada 12 Juli 2021 lalu.

"Iya betul Pak Presiden beli di sini kemarin sapi jenis limosin beratnya sekitar 1,2 ton, harganya Rp100 juta," katanya

Heru mengungkapkan nantinya sapi ini dikirim ke Masjid Al-Habib Karawaci, Kota Tangerang. Harga yang harus dikeluarkan Jokowi untuk membeli sapi di sini mencapai Rp 100 juta.

"Ada dua peternakan di Provinsi Banten yang sapinya dibeli oleh Pak Presiden, satu di kami satunya lagi di Tangerang," tambahnya.

Diketahui, Cilegon Farm House sendiri sudah mulai beroperasi sejak tahun 2006 yang fokus pada penjualan hewan ternak seperti kambing, sapi, dan kerbau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak