Warga Lebak Geruduk Proyek Tol Serang-Panimbang, Rumah Mereka Retak karena Getaran

Selama ini tidak ada tanggungjawab dari pihak pelaksana Proyek Tol Serang-Panimbang terhadap kerusakan rumah warga.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 14 Juni 2021 | 14:38 WIB
Warga Lebak Geruduk Proyek Tol Serang-Panimbang, Rumah Mereka Retak karena Getaran
Warga Lebak geruduk proyek Tol Serang-Panimbang karena rumah mereka retak-retak akibat getaran pemasangan tiang panjang. (ist)

Jalan Tol Serang - Panimbang adalah jalan tol yang menghubungkan Serang dan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung, Banten.

Proyek Tol Serang – Panimbang Memasuki Tahap Akhir, atau seksi 3 yang Meliputi ruas Cileles – Panimbang (Istimewa/Kemenpupr)
Proyek Tol Serang – Panimbang Memasuki Tahap Akhir, atau seksi 3 yang Meliputi ruas Cileles – Panimbang (Istimewa/Kemenpupr)

Jalan Tol Serang–Panimbang akan tersambung dengan Jalan Tol Jakarta-Merak. Jalan tol ini memiliki panjang 83,6 kilometer dangan luas total 785 hektare.

Jalan tol ini melewati Kota Serang, Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang dengan melewati 14 kecamatan dan 48 desa/kelurahan.

Jalan tol ini digunakan untuk mendukung akses jalan menuju Taman Nasional Ujung Kulon serta Tanjung Lesung.

Baca Juga:Pelabuhan Patimban Bakal Dapat Dukungan Kenavigasian

Selain itu juga untuk mendukung akses pengiriman logistik/barang dari kawasan industri di Pandeglang, Banten hingga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dan Pelabuhan Merak, Banten.

Rencananya, jalan tol ini beroperasi pada tahun 2022 mendatang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini