facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

299 Warga Banyuwangi Tewas Diterjang Tsunami, Kejadian Dini Hari

Hairul Alwan Kamis, 03 Juni 2021 | 07:08 WIB

299 Warga Banyuwangi Tewas Diterjang Tsunami, Kejadian Dini Hari
ILUSTRASI dampak tsunami. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Sebanyak 299 warga Banyuwangi tewas diterjang tsunami.

SuaraBanten.id - Sebanyak 299 warga Banyuwangi tewas diterjang tsunami. Musibah Tsunami terjang Banyuwangi Jumat dini hari itu terjadi 27 tahun silam.

Tepat tanggal 2 Juni 1994, insiden itu disebut Tragedi Jumat Pon. saat itu, Banyuwangi Tsunami pukul 02.00 WIB. Gelombang tsunami menyapu kawasan pesisir selatan Banyuwangi, Jawa Timur.

27 tahun sudah berlalu peristiwa tersebut, nestapa itu masih tersimpan kuat di dalam ingatan mereka yang selamat dari amukan gelombang dahsyat.

Tsunami Banyuwangi menyisakan trauma pada sebagian penyintas tsunami yang membuat rumah mereka luluh lantah.

Baca Juga: Banyuwangi Tsunami Dini Hari Hingga 229 Orang Tewas, Tragedi Jumat Pon 27 Tahun Silam

Amukan gelombang tsunami itu melumat permukiman nelayan di sejumlah pantai. Di antaranya Pantai Rajegwesi, Pancer, Pulau Merah, Lampon di Kecamatan Pesanggaran, dan Pantai Grajagan di Kecamatan Purwoharjo.

Stefan Keller/Pixabay . [Stefan Keller/Pixabay]
Stefan Keller/Pixabay . [Stefan Keller/Pixabay]

Namun yang paling banyak menelan korban jiwa ada di Pantai Pancer, Pulau Merah, Lampon dan Rajegwesi. Total 229 nyawa melayang.

Sedangkan di Pantai Grajagan 2 orang tewas. Dusun Pancer sendiri berada di wilayah Kecamatan Pesanggaran yang berjarak sekitar 70 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi yang berbatasan langsung dengan Pantai Selatan dan Samudra Indonesia.

Peristiwa tsunami tersebut dikenal warga Pancer dengan sebutan 'Tragedi Jumat Pon'. Karena, bencana tersebut datang pada hari Jumat.

Tugu peringatan tsunami Banyuwangi pun didirikan di Dusun Pancer Desa Sumberagung. Sayangnya, tanggal kejadian yang terukir di prasasti peringatan tersebut keliru dalam penulisan.

Baca Juga: Raffi Ahmad Siapkan Puluhan Juta, Hadiah Pentonton Rans Cilegon FC VS Arema FC

Di sana semestinya terukir tanggal 3 Juni, bukan 2 Juni. Namun, warga tak berani protes di masa tersebut. Hingga kini, tidak sedikit orang yang memperingati bencana tsunami tersebut pada tanggal 2 Juni.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait