alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kritik Ferdinand Hutahaean: Babi Jadi Teman dan Alat Qardun Serang Jokowi

Hairul Alwan Senin, 10 Mei 2021 | 08:55 WIB

Kritik Ferdinand Hutahaean: Babi Jadi Teman dan Alat Qardun Serang Jokowi
Presiden Joko Widodo. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/aa.

Kritik Ferdinand Hutahaean lantaran banyak netizen serang Jokowi saat mempromosikan Bipang Ambawang sebagai oleh-oleh Lebaran.

SuaraBanten.id - Kritik Ferdinand Hutahaean: Babi Jadi Teman dan Alat Qardun Serang Jokowi

Ferdinand Hutahaean kritik netizen nyinyir terhadap Presiden Jokowi atau Joko Widodo soal Babi Panggang atau Bipang Ambawang. Kritik Ferdinand Hutahaean lantaran banyak netizen serang Jokowi saat mempromosikan Bipang Ambawang sebagai oleh-oleh Lebaran.

Ferdinand Hutahaean sebut oposisi bodoh. Ferdinand Hutahaean Sebut Babi jaditeman dan alat qardun serang Jokowi.

Ferdinand Hutahaean beranggapan ramainya kritik promosi babi panggang yang dua hari lalu dipromosikan Jokowi digunakan untuk menyerang presiden. Karenanya, Ferdinand Hutahaean menyindir oposisi zaman kepemimpinan Jokowi tidak cerdas.

Baca Juga: Parah, Gegara Game Online Bocah Kelas 2 SMP Bakar Rumah Tetangga

"Apakah hari ini babi akan masih jadi senjata menyerang Presiden?" katanya melalui akun Twitter pada Senin, 10 Mei 2021.

"Tak salah kalau saya pernah tweet bahwa oposisi jaman sekarang ini bodoh-bodoh!" lanjutnya.

Dalan cuitannya kemarin, Ferdinand memang mengatakan bahwa 'kadrun' menggunakan isu babi ini untuk menyerang Jokowi.

"Akhirnya Babi jadi teman dan alat Qadrun menyerang Jokowi," katanya pada Minggu (9/5/2021).

Ferdinand adalah alah satu orang yang tidak mempersoalkan dan bahkan mendukung promosi kuliner khas daerah yang dilakukan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Viral Disebut Jokowi Oleh-oleh Lebaran, Penjelasan Lengkap Bipang Ambawang

Seperti diketahui, promosi kuliner itu dipersoalkan karena dianggap merekomendasikan babi panggang (bipang) ambawang untuk menjadi makanan lebaran, perayaan terbesar umat Islam.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait