Diungkapkan Ali, korban saat itu dibawa oleh rekannya berinisial D dan Y ke rumah D untuk beristirahat. D dan Y berinisiatif megantarkan korban pada Kamis sore pulang ke rumah korban.
"Namun pada Jumat siang hari, B dan rekannya mendapatkan kabar bahwa korban VM meninggal dunia lantaran over dosis," uangkap Ali.
Pihaknya yang mendapatkan informasi langsung memanggil rekan korban untuk dimintai keterangan di Mapolsek Ciwandan.
"Kami dapat informasi dari masyarakat, saat ini kami masih mendalami dugaan-dugaan remaja over dosis oleh tramadol itu," ujarnya.
Baca Juga:Presiden Jokowi Beberkan Alasan Pelarangan Mudik Lebaran 2021
Dikatakan Ali, pihaknya baru menduga korban tersebut over dosis lantaran minum tramadol, hal itu harus dibuktikan dengan autopsi. Pihaknya juga, belum bisa memastikan rekan korban tersebut terlibat atau tidak dalam upaya korban meminum sebanyak 10 butir tramadol
"Sementara pihak keluarga tidak menginginkan autopsi itu dilakukan, dan akhirnya saat ini tadi korban sudah di makamka. Kami masih lakukan penyelidikan mas," ujarnya.
Dalam hal ini, pihaknya mengimbau keada masyarakat untuk dapat memanfaatkan momen bulan suci Ramadhan ini dengan hal-hal positif dan tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.
"Untuk orang tua juga, harus insentif menjaga putra putrinya, jangan biarkan mereka tanpa perhatian," katanya.
Kontributor : Adi Mulyadi
Baca Juga:Raffi Ahmad Blak-blakan Dapet Firasat Baik Ini Sebelum Tau Nagita Hamil