Angkat Topik Emisi saat Kampanye, Presiden AS Joe Biden Tetapkan Ini

Polusi udara dan upaya mengurangi ketergantungan pada minyak bumi menjadi salah satu topik kampanye Presiden Joe Biden.

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Selasa, 26 Januari 2021 | 17:47 WIB
Angkat Topik Emisi saat Kampanye, Presiden AS Joe Biden Tetapkan Ini
Joe Biden (kiri) saat dilantik sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat di Front Barat Capitol AS di Washington, Amerika Serikat, Rabu (20/1/2021). [Foto/AFP]

SuaraBanten.id - Saat melakukan kampanye pemilihan presiden, Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden menyinggung seputar lingkungan hidup, dan menyatakan siap membuat perubahan bagi wajah transportasi Amerika Serikat. Kini, setelah dilantik, realisasi janji mengemuka.

Presiden Amerika Serikat ke-46 Joe Biden dikabarkan segera menaikkan harga pajak bensin yang akan berlaku dalam waktu dekat.

Hal ini dikonfirmasi langsung Pete Buttigieg, sosok yang akan dilantik menjadi calon menteri transportasi Amerika Serikat.

"Kita perlu melihat bahwa mekanisme pendapatan yang bertanggung jawab dan layak, yang bisa kita sepakati semua. Itu mungkin (kenaikan pajak bensin), tentu saja banyak negara bagian telah mengambil langkah ini, meski bukan satu-satunya solusi," jelas Pete Buttigieg, melansir Carbuzz.

Baca Juga:Best 5 Oto: Pick Up Wuling Journey, Warna Meriah VW Polo Harlequin 2021

Mobil dinas Joe Biden.[Sky News]
Mobil dinas Joe Biden.[Sky News]

Dalam pemilu presiden Amerika Serikat, saat itu Joe Biden memang mengemukakan serangkaian program dan wacana, terkait kendaraan listrik.

Salah satunya, seperti dikutip Hindustan Times adalah janji Joe Biden untuk menekan angka emisi dan memberikan insentif bagi kendaraan listrik. Dengan kata lain, ia menyatakan akan ada perubahan drastis dalam kebijakan lingkungan di Amerika Serikat.

Politisi dari Partai Demokrat ini akan mengeluarkan kebijakan yang berdampak pada industri otomotif jika berhasil terpilih.

Adapun pokok-pokok idenya:

Kendaraan listrik

Baca Juga:Daihatsu Sediakan Layanan Uji Emisi, Ini Tips Gas Buang Sesuai Batas Aman

  • Joe Biden menjanjikan investasi 400 miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk transisi menuju kendaraan ramah lingkungan, termasuk teknologi baterai.
  • Akan mendukung pemerintah daerah untuk membangun 500.000 stasiun pengisian kendaraan listrik baru pada akhir 2030.
  • Jumlah infrastruktur pengisian daya bakal naik secara signifikan di Negeri Paman Sam dengan penambahan itu. Berdasarkan data Departemen Energi Amerika Serikat, saat ini hanya terdapat 87.600 outlet pengisian. Sementara sebagai perbandingan, Uni Eropa memiliki 192.000 outlet pengisian.

Insentif terhadap konsumen kendaraan listrik

  • Joe Biden mengatakan bahwa ia ingin mendorong konsumen untuk membeli mobil listrik melalui kredit pajak. Pemerintah federal saat ini mensubsidi mobil listrik dengan keringanan pajak 7.500 dolar AS untuk 200.000 unit kendaraan pertama yang dijual oleh produsen mobil.
  • Sejauh ini, hanya Tesla Incorporation dan General Motors yang berhasil mencapai jumlah itu. Subsidi untuk Tesla selesai pada akhir 2019, sedangkan untuk General Motors habis pada 31 Maret.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak