Dilansir Hello Sehat, telur bisa terkontaminasi Salmonella melalui dua proses, yaitu dalam tubuh ayam dan di luar tubuh ayam itu sendiri. Dikatakan bahwa bahkan ayam yang terlihat sehat diam-diam bisa menyimpan Salmonella di indung telur mereka, sehingga telur telah terkontaminasi sebelum cangkangnya terbentuk.
Kontaminasi juga bisa terjadi setelah telur dibuahi. Hal ini terjadi karena ayam dapat membawa Salmonella dalam usus mereka dan mengeluarkan bakteri di kotoran mereka, yang bisa mengkontaminasi bagian luar cangkang telur.
Karena itu, hindari memberikan telur mentah atau setengah matang pada anak. Apalagi, anak berusia di bawah 5 tahun berisiko 4 kali lipat lebih tinggi untuk terinfeksi bakteri Salmonella dibandingkan dengan orang dewasa.
Jika setelah mengonsumsi telur Si Kecil menunjukkan gejala infeksi bakteri Salmonella dan disertai dengan buang air besar berdarah, demam tinggi, tampak sangat lemas, serta mulut dan lidah yang kering, segera bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.
Baca Juga:Kisah Pemuda yang Setia dengan Sahabatnya, Hingga Mengantarkan ke Pemakaman