"Mulai hari ini tidak ada lagi nomor 1, tidak ada lagi nomor 2. Mari kita bersatu, bersama mewujudkan Pandeglang lebih maju, pembangunannya lebih merata. Artinya ini PR kita bersama, bersatu bagaimana melanjutkan pembangunan di Pandeglang," ujarnya.
"Jadi kita berbaur kembali, bahwa pesta ini sudah selesai. Pandeglang ini milik kita bersama. Ayo kita bersama ide dan gagasan yang ada di (tim) 02, kita kolaborasikan untuk bagaimana memajukan Pandeglang," tambahnya.

Tanggapi Santai
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Thoni Fathoni Mukson-Miftahul Tamamy (Thoni-Imat), Andri Yoga Permana menanggapi santai klaim yang dilakukan rivalnya.
Baca Juga:Pilkada Pandeglang: Thoni Unggul di Kandangnya, Emak-emak Langsung Saweran
Andri tak mempersoalkan klaim pihak Irna-Tanto yang mengklaim memenangi 73 persen suara di Pilkada Pandeglang.
Sebab, kata Andri, proses rekapitulasi suara di bawah masih terus berlangsung.
"Silakan saja (klaim). Kita belum menghitung secara keseluruhan, sebagian masih di rekap. Kalau klaim (kemenangan) sah-sah saja, siapapun boleh mengklaim. Tapi bagi kita lihat hitungan akhir saja. Baru tahu hasilnya," kata Andri.
Sejauh ini data suara perolehan suara 02 dikatakan Andri baru masuk di kisaran 40 persen.
Kendati begitu ia tetap optimis paslon Thoni-Imat menjadi pemenang di Pilkada Pandeglang 2020.
Baca Juga:Pilkada Pandeglang, Thoni Nyoblos di TPS 01: Ini Akhir Perjuangan
"Baru 40 persen yang masuk. Kita masih terus rekap karena cuaca buruk ini sangat memengaruhi (perhitungan suara)," tandasnya.