alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nggak Ada Takutnya Orang Berpakaian Loreng Turunkan Baliho Habib Rizieq

Siswanto Kamis, 19 November 2020 | 16:13 WIB

Nggak Ada Takutnya Orang Berpakaian Loreng Turunkan Baliho Habib Rizieq
Spanduk Habib Rizieq Shihab dirusak kelompok berseragam loreng. Video itu dibagian FPI dan viral.

Tengku Zulkarnain meminta Pusat Penerangan TNI memberikan tanggapan terhadap video tersebut supaya tidak bergulir menjadi isu miring.

SuaraBanten.id - Siapa beberapa orang berpakaian loreng yang menurunkan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab sampai sore ini belum terungkap. Peristiwa itu terekam video dan tersebar ke media sosial sehingga memunculkan dugaan-dugaan liar.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain meminta Pusat Penerangan TNI memberikan tanggapan terhadap video tersebut supaya tidak bergulir menjadi isu miring.

"Apakah video baju loreng yang menurunkan poster itu anggota TNI atau bukan? Mohon  Puspen TNI memberikan penjelasan pada kami warga Indonesia agar jelas masalahnya. Terimakasih. Jayalah TNI," kata Tengku.

Menunjuk pernyataan anggota Barisan Ansor Serbaguna  Nahdlatul Ulama Permadi Arya, Tengku mengatakan, "menurut twit orang ini di akun miliknya bahwa yang menurunkan baliho itu adalah anggota TNI. Sekali lagi saya bertanya kepada Puspen TNI, apakah benar anggota TNI sudah punya bekerja membersihkan baliho...? Terimakasih. Semoga anggota TNI tetap setia pada Sapta Marga. Amin."

Tetapi anggota Komisi Pertahanan DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon menyatakan tidak yakin orang yang menurunkan baliho itu dari kesatuan TNI. Tetapi dia tetap meminta TNI memberikan klarifikasi.

"Saya yakin bukan TNI, karena bukan tupoksi TNI menurunkan poster di jalan. Puspen TNI harus klarifikasi ini."

FPI melalui media sosial mereka juga tidak percaya pelakunya anggota TNI.

"Kami yakin bukan TNI. Karena kalau mereka TNI, kenapa harus malam dan diam-diam?  Jika memang resmi dari TNI, kenapa kesannya ketakutan?  Itu merendahkan TNI, karena itu pekerjaan Satpol PP."

Menurut FPI ada upaya adu domba antara TNI-FPI yang selama ini harmonis.

"Masa iya TNI kerjanya malem-malem, diem-diem dan buru-buru gitu takut ketahuan orang. Ini mau pancing kita buat musuhin TNI. Ingat ya, musuh FPI itu ketidakadilan. Bukan Negara, bukan Polri, bukan TNI atau instansi-instansi lain dalam pemerintahan."

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Achmad Riad menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar. Dia menegaskan bukan anggotanya yang menurunkan spanduk Habib Rizieq. "TNI tidak pernah memberikan perintah," kata Riad kepada reporter Merdeka yang dikutip Suara.com.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait