alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Benci Kucing, Keluarga Ini Sengaja Campur Makanan Kucing Dengan Racun Tikus

M Nurhadi Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:39 WIB

Benci Kucing, Keluarga Ini Sengaja Campur Makanan Kucing Dengan Racun Tikus
Seekor kucing bermain di Kopi Cat Cafe by Groovy Kemang, Jakarta,Senin (1/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Diduga mereka tidak menyukai aktivitas kucing liar yang ada di sekitar rumah mereka.

SuaraBanten.id - Satu keluarga di Ampang, Kuala Lumpur dikecam masyarakat hingga warganet di dunia maya setelah kedapatan secara sengaja meracuni kucing liar yang berkeliaran di kawasan tersebut.

Aktivis pecinta kucing setempat, Illy Muzliza mmenyebut, dirinya menemukan wadah makanan kucing yang telah dicampur dengan racun tikus di depan rumah keluarga itu.

"Kalaupun mereka tak suka dengan kucing liar, bukan seperti itu caranya," kata Illy dikutip Batamnews (jaringan Suara.com) dari World of Buzz, Kamis (29/10/2020).

Illy mengaku, ia mengenal keluarga itu dengan cukup baik. Namun, saat ia mendapati makanan beracun itu, keluarga tersebut justru marah-marah.

“Mereka mengaku menempatkan racun. Mereka marah karena ditemukan racunnya, ”tambahnya.

Menurutnya, meski keluarga tersebut tidak menyukai kucing yang berkeliaran di sekitar lingkungan itu. Seharusnya mereka tidak melakukan hal itu.

Sekalipun keluarga tersebut tidak menyukai orang-orang yang membantu merawat kucing di lokasi tersebut, seharusnya ada cara yang lebih sopan untuk mengungkapkan ketidakpuasan mereka. Bukan malah meracuni kucing.

Hingga saat ini belum ada keterangan dari kepolisian setempat terkait temuan ini. Meski demikian, hukum di Malaysia menegaskan bahwa meracuni hewan liar bisa dijerat dengan pasal 31 (1) Undang-Undang Kesejahteraan Hewan 2015.

Jika terbukti meracuni hewan,pelaku akan didenda minimal RM20.000 hingga denda maksimal RM100.000 atau hukuman penjara tidak lebih dari tiga tahun, atau keduanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait