Kampanye Virtual Jadi Tantangan, Rahayu Saraswati: Ada yang Tak Tahu Zoom

Berdasarkan hasil survei, tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada diprediksi bisa lebih turuna pandemi.

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah
Jum'at, 18 September 2020 | 15:19 WIB
Kampanye Virtual Jadi Tantangan, Rahayu Saraswati: Ada yang Tak Tahu Zoom
Bapaslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel Muhamad - Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berpose dengan mobil oplet Si Doel di Kantor KPU Tangsel, Jumat (4/9/2020). [Ist]

SuaraBanten.id - Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Djojohadikusomo, menyampaikan bahwa kampanye secara daring atau virtual masih memiliki kendala. Selain soal komunikasi, kendala juga terjadi karena tidak semua masyarakat paham penggunaan media sosial.

Seperti kasus yang ia temukan semisal saat akan mengadakan pertemuan secara virtual melalui aplikasi Zoon, di mana ada masyarakat yang justru tidak tahu menahu apa apalikasi tersebut.

"Cara itu (daring) kita lakukan alternatifnya. Tetapi jujur itu masih sangat membatasi gerak kami dan juga cara kami, tidak semua orang juga terbiasa untuk menggunakan media sosial apalagi lewat online. Bahkan kemarin itu ada salah satu bapak yang tidak tahu zoom itu apa, jadi kita mugkin untuk yang generasi mudanya itu mungkin bisa," kata Saraswati dalam webinar, Jumat (18/9/2020).

Namun, kata Saraswati, meski generasi lebih memahami penggunaan media sosial, hal tersebut tidak serta langsung menjadi mudah. Pasalnya, tidak semua generasi mudah memiliki ketertarikan terhadap politik.

Baca Juga:Nasib Sejoli SMP di Lombok, Usai Menikah Kini Jualan Sabun

"Tetapi sekali lagi banyak generasi muda yang satu apatisme enggak, jadi itu kita memang punya tantangan juga untuk meningkatkan partisipasi mereka apalagi Tangerang Selatan ini tingkat partisipasinya sangat rendah, di tahun 2015 itu hanya 57 persen," kata Saraswati.

Saraswati mengatakan berdasarkan hasil survei, tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada itu bahkan diprediksi bisa lebih turun karena dampak penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi.

"Nah ini yang bagaimana kalau misalkan menurunya sampai di bawah 50 persen berati kan hanya kurang dari setengah dari masyarakat yang memberikan suaranya. Apakah ini masih kita nyatakan sah? Nah ini yang menjadi catatan dan juga tantangan bukan hanya untuk paslon tapi saya yakin juga untuk mereka yang menjadi penyelenggara," kata Saraswati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak