"Kita sudah melakukan coba turun 215 desa, tinggal kelurahan. Saya meyakini sebagai besar masyarakat menghendaki perubahan. Iye wancina pergantian pemimpin ku lalaki (ini waktunya pergantian pemimpin oleh laki-laki),"tegasnya.
Kendati PKB dan PPP memiliki 4 kursi yang berarti sudah bisa mengusung calon, koalisi penantang petahana ini masih mengejar partai Gerindra dalam satu barisan.
"Mudah-mudahan temen-temen Gerindra bisa bergabung, itu ada harapan dan motivasi kita semakin tinggi. Namun demikian, saya meyakini kader PKB dan PPP mampu mewujudkan bupati baru Pandeglang maju,"ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran di bursa Pilkada Pandeglang lantaran adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintahan saat ini. Untuk itu, dirinya mengaku siap mewakafkan dirinya untuk masyarakat Pandeglang.
Baca Juga:Jelang Kampanye, Bupati dan Wakil Bupati Ajukan Cuti di Akhir September
"Saya selaku anak muda, siap mewakafkan dirinya untuk Pandeglang untuk membawa perubahan baru di Pandeglang,"tambahnya.
Untuk diketahui, Pilkada Pandeglang berpotensi muncul dua kandidat antara Thoni yang diusung PKB dan PPP dan Petahana Bupati Pandeglang Irna Narulita yang telah mendapatkan rekomendasi dari tujuh partai.
Hal itu setelah pasangan dari jalur perseorangan yakni Yanto Krisyanto - Hendra Pranova yang tak lain vokalis Band Rock Jamrud ditolak KPU karena memenuhi syarat dimasa syarat dukungan perbaikan.
Kontributor : Saepulloh
Baca Juga:Sempat Tertunda, PDIP Bakal Umumkan Pengganti Risma di Surabaya Siang Ini