alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gempa Rangkasbitung Dirasakan Kuat di Jakarta karena Tanah Lembek

Pebriansyah Ariefana Selasa, 07 Juli 2020 | 14:28 WIB

Gempa Rangkasbitung Dirasakan Kuat di Jakarta karena Tanah Lembek
Gempa Banten

Hal itu dikataan Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono.

SuaraBanten.id - Gempa Rangkasbitung terasa kuat di Jakarta, Selasa (7/7/2020). Gempa itu terjadi pukul 11.44 WIB.

Gempa tersebut kuat terasa sampai Jakarta karena efek tanah lunak di Ibu Kota.

Hal itu dikataan Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono.

"Guncangan gempa ini sangat dirasakan di Jakarta karena adanya efek soft sedimen/tanah lunak di Jakarta sehingga resonansi akibat tebalnya lapisan tanah lunak ini membuat gempa sangat dirasakan," katanya dalam keterangan pers BMKG.

Baca Juga: Terungkap! Penyebab Gempa Rangkasbitung karena Thrust Fault, Apa Itu?

Getaran akibat gempa dengan 5,4 SR yang kemudian diperbarui menjadi 5,1 SR di wilayah Lebak terasa pada skala II-III MMI di wilayah Jakarta.

Pada skala II MMI atau Modified Mercalli Intensity getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan pada skala III MMI getaran dirasakan nyata di dalam rumah seperti ada truk berlalu.

Di wilayah Jakarta Pusat, getaran gempa utamanya dirasakan oleh warga yang berada di gedung-gedung tinggi. Menurut penelitian yang pernah dilakukan, tanah lunak ada di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan sebagian Jakarta Pusat.

Di Lebak, getaran akibat gempa dirasakan pada skala III-IV MMI. Pada skala IV MMI, getaran gempa pada siang hari dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah dan beberapa orang di luar rumah serta menyebabkan gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.

Getaran gempa dirasakan di Cihara, Rangkasbitung, Bayah, Pandeglang, Malingping, Cibeber, Banjarsari, dan Sukabumi pada skala III MMI; Depok dan Bandung pada skala II-III MMI; serta Tangerang Selatan dan Bakauheni pada skala II MMI. (Antara)

Baca Juga: Panik Diguncang Gempa Banten, Warga Cisolok Sukabumi: Allahu Akbar

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait