Kapal Laut Jawa - Sumatera Tak Beroperasi Mulai Jumat Besok, sampai 8 Juni

Tak melayani angkutan penumpang komersil.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 23 April 2020 | 22:06 WIB
Kapal Laut Jawa - Sumatera Tak Beroperasi Mulai Jumat Besok, sampai 8 Juni
Pelabuhan Merak Banten. (Suara.com/Yadi)

SuaraBanten.id - Angkutan penyeberangan dari Pulau Jawa ke Sumetara lewat laut dihentikan mulai, Jumat (24/4/2020) besok. Penghentian kapal dari Merak ke Lampung sampai 8 Juni 2020.

Namun dalam kebijakan tersebut, hal itu dikecualikan bagi kapal penumpang yang melayani pemulangan TKI dan WNI dari luar negeri, kapal logistik dan kapal TNI/Polri. Kapal-kapal tersebut tetap diizinkan dengan beberapa syarat.

General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Hasan Lessy mengatakan pihaknya akan menyesuaikan apa yang sudah menjadi ketentuan pemerintah. Termasuk menghentikan operasional kapal penumpang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheuni, Lampung.

"Artinya kalau sudah ada warning dari pemerintah seperti itu, ya kita sesuaikan, kita ikuti pemerintah," singkatnya kepada awak media, Kamis (23/4/2020) petang.

Baca Juga:Amanda Manopo Blak-blakan Cerita Gagal Nikah, Andy Ayunir Meninggal Dunia

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten, Nurhadi Unggul Wibowo menuturkan, terkait intruksi dari pemerintah pusat, pihaknya akan mensosialisasikan dengan asosiasi pelayaran.

"Karena semua perlu waktu, pengurangan kapal yang beroperasi. Jika muatan rendah dan tidak melayani, kami tidak memberikan sanksi," kata Nurhadi.

Meski begitu, semua dermaga di Pelabuhan Merak masih akan dioperasikan, hingga nanti per 1 Mei 2020 akan mulai dikurangi operasional dermaga di Pelabuhan Merak.

"Dari 5 kapal yang beroperasi menjadi 4 kapal yang beroperasi per dermaga. Dan tinggal 22 kapal dari biasanya 34 kapal. Nanti kita evaluasi lagi, kita diskusikan lagi," ujarnya.

Namun diakui Nurhadi, jika para pengusaha pelayaran merasa keberatan dengan kebijakan dari pemerintah hanya untuk mengangkut logistik. Pihaknya mempersilahkan para pengusaha pelayaran untuk menarik diri

Baca Juga:Pengadilan Tinggi DKI Sunat Hukuman Eks Ketum PPP Rommy jadi 1 Tahun

"Mereka tetap memuat logistik, kalau mereka keberatan dan menarik diri, tidak diberi sanksi," tukasnya.

Kontributor : Sofyan Hadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini