Kaget Diadang ODGJ di Tengah Jalan, Truk Tangki BBM Pertamina Tabrak Warung

Chandra Iswinarno
Kaget Diadang ODGJ di Tengah Jalan, Truk Tangki BBM Pertamina Tabrak Warung
Truk tangki pertamina kecelakaan di Jalan raya Pandeglang-Labuan tepatnya di pertigaan, Kampung saketi, Desa Kadu Dampit Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Jumat (28/2/2020). [Suara.com/Saepulloh]

Saat jalan menurun, tiba-tiba diadang oleh seorang perempuan yang diduga alami gangguan kejiwaan atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

SuaraBanten.id - Sebuah truk tangki Pertamina pengangkut bahan bakar minyak bernomor polisi B 9388 PFU mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Pandeglang-Labuan, tepatnya di pertigaan jalan Kampung Saketi, Desa Kadu Dampit Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang pada Jumat (28/2/2020).

Kecelakaan itu bermula, saat truk tangki tersebut melaju dari arah Labuan ke Pandeglang dalam keadaan muatan kosong. Namun saat jalan menurun, tak jauh dari tugu kecelakaan di Saketi, tiba-tiba  diadang oleh seorang perempuan yang diduga alami gangguan kejiwaan atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Terkejut dengan tindakan orang tersebut, pengemudi truk tangki spontan membanting setir kendaraannya ke arah kiri jalan. 

"Mobilnya lagi kosong, ini mau ke pull sopir saya nggak tahu. Katanya pas nurun ada perempuan (diduga) kurang sehat di tengah jalan langsung buang arah  ke sini," kata seorang warga setempat Asep.

Setelah truk tangki membanting setir ke arah kiri, kendaraan berat tersebut terperosok  dan menabrak warung yang mengalami rusak ringan dan lapak penjual ayam rusak parah hingga mengalami kerugian dan diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

"(Nabrak) warung dan itu lapak jual ayam," terangnya.

Kapolsek Saketi AKP Heru Ridartono membenarkan adanya peristiwa tersebut dan pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), hanya saja  perempuan yang diduga alami gangguan jiwa sudah tidak berada di tempat dan belum ditemukan.

"Sementara perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa sudah tidak berada di tempat dan belum ditemukan," katanya.

Dari pantauan di lokasi, proses evakuasi terhadap mobil truk tangki berkapasitas 8.000 liter itu tengah berlangsung yang dilakukan oleh jumlah warga. Evakuasi mobil yang terperosok itu ditarik menggunakan tali baja menggunakan satu unit dump truk.

Kontributor : Saepulloh

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS